Kompas.com - 21/09/2020, 09:02 WIB
Sendok berjuluk Liftware ini menggunakan guncangan untuk mengimbangi tremor pasien Parkinson. LIFTWARESendok berjuluk Liftware ini menggunakan guncangan untuk mengimbangi tremor pasien Parkinson.

KOMPAS.com – Parkinson adalah penakit degeneratif yang menyerang otak karena kurangnya dopamin dalam organ vital tersebut.

Melansir Mayo Clinic, dalam keadaan normal, sel saraf meproduksi zat kimia penting otak yang disebut sebagai dopamin.

Dopamin diperlukan untuk mengirim sinyal ke bagian otak yang berfungsi untuk mengontrol atau mengendalikan gerakan.

Baca juga: Mengenal Penyebab Tremor dan Cara Mengatasinya

Hal ini memungkinkan otot-otot bergerak lancar sesuai perintah.

Jika mengalami parkinson, maka sel-sel saraf rusak, tidak lagi memiliki cukup banyak dopamin.

Akibatnya, penderita parkinson akan mengalami kesulitan bergerak seperti yang diinginkan.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

10 Gejala Awal Parkinson yang Perlu Diwaspadai
Mengenal gejala awal parkinson penting dilakukan sebagai bagian dari langkah deteksi dini penyakit yang menyerang organ vital otak ini.
Bagikan artikel ini melalui

Penyebab pasti kerusakan sel-sel saraf ini tidak diketahui, tetapi beberapa faktor tampaknya berperan, seperti:

  • Genetika atau keturunan
  • Jenis kelamin pria
  • Penuaan
  • Racun di lingkungan dan radikal bebas

Gejala Parkinson

Sulit untuk mengetahui apakah Anda atau orang yang Anda cintai menderita penyakit parkinson.

Pasalnya, gejala parkinson bisa bervariasi, di mana beberapa orang mungkin memiliki gejala berat, sedangkan yang lainnya hanya mengalami gejala ringan.

Baca juga: 4 Gejala Tumor Otak pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Selain itu, gejala parkinson mungkin hanya melibatkan satu sisi tubuh, tapi bisa pula kedua sisi tubuh.

Melansir Parkinson’s Foundation, berikut ini adalah beberapa tanda awal penyakit parkinson yang layak diwaspadai:

1. Tremor atau gemetar

Pernahkah Anda memperhatikan adanya sedikit getaran di jari, ibu jari, tangan, kaki, atau dagu?

Getaran saat istirahat adalah tanda awal umum penyakit Parkinson.

  • Apa yang normal?

Gemetar bisa menjadi hal yang normal setelah banyak berolahraga, jika Anda stres atau cedera.

Gemetar juga bisa disebabkan oleh obat yang Anda minum.

Baca juga: Mengenal Penyebab Tremor dan Cara Mengatasinya

2. Tulisan tangan mengecil

Apakah tulisan tangan Anda menjadi jauh lebih kecil dari sebelumnya?

Anda mungkin pernah memperhatikan cara Anda menulis kata-kata di buku telah berubah, seperti ukuran huruf yang lebih kecil dan kata-kata saling bertumpuk.

Perubahan tulisan tangan ini bisa jadi merupakan tanda penyakit parkinson yang disebut mikrografi.

  • Apa yang normal?

Terkadang tulisan dapat berubah seiring bertambahnya usia, jika Anda memiliki tangan atau jari yang kaku atau penglihatan yang buruk.

3. Kemampuan indra penciuman menurun

Pernahkah Anda memperhatikan bahwa Anda tidak lagi mencium dengan baik makanan tertentu?

Jika Anda tampaknya lebih kesulitan mencium makanan seperti pisang atau acar, Anda perlu bertanya kepada dokter tentang parkinson.

  • Apa yang normal?

Indra penciuman Anda dapat diubah oleh pilek, flu, atau hidung tersumbat.

Tetapi, indra penciuman yang bermasalah karena hal tersebut biasanya akan pulih kembali saat sudah baikan.

Baca juga: 3 Cara Mengukur Obesitas, Mana yang Terbaik?

Kondisi itu berbeda dengan tanda parkinson.

4. Kesulitan tidur

Apakah Anda sering “meronta-ronta” atau memerankan mimpi (mengigau) saat tertidur lelap?

Cobalah bertanya kepada pasangan atau keluarga Anda.

Gerakan mendadak saat tidur perlu diwaspadai karena bisa jadi merupakan tanda penyakit parkinson.

  • Apa yang normal?

Adalah normal bagi setiap orang bisa bergelimpungan tanpa sadar saat tertidur.

Demikian pula, melakukan sentakan cepat tubuh saat mulai tidur atau saat tidur ringan.

Tapi, kondisi itu juga bisa menjadi tanda Parkinson.

Baca juga: 7 Cara Mudah Mengatasi Sulit Tidur Tanpa Bantuan Obat-obatan

5. Kesulitan bergerak atau berjalan

Apakah Anda merasa kaku di tubuh, lengan, atau kaki?

Pernahkah orang lain memperhatikan bahwa lengan Anda tidak berayun seperti biasanya saat Anda berjalan?

Jika iya, bisa jadi itu tanda penyakit Parkinson.

Kekakuan otot terjadi karena otot-otot tidak mendapatkan sinyal untuk istirahat.

Kekakuan dapat menyebabkan nyeri otot dan postur bungkuk.

Tanda awal mungkin adalah kekakuan atau nyeri di bahu atau pinggul Anda.

  • Apa yang normal?

Jika lengan atau bahu terluka, Anda mungkin tidak dapat menggunakannya sampai sembuh, atau penyakit lain seperti artritis dapat menyebabkan gejala yang sama.

Baca juga: Jangan Keliru, Ini Beda Penyakit Rematik dan Asam Urat

6. Sembelit

Apakah Anda kesulitan buang air besar (BAB) setiap hari?

Sembelit ini bisa menjadi tanda awal penyakit parkinson dan Anda harus berkonsultasi dengan dokter jika mendapati gejala awal parkonson lainnya.

  • Apa yang normal?

Jika Anda tidak memiliki cukup air atau serat dalam makanan Anda, hal itu dapat menyebabkan masalah di kamar mandi.

Selain itu, beberapa obat, terutama yang digunakan untuk meredakan nyeri, dapat menyebabkan sembelit.

Jika tidak ada alasan lain seperti diet atau obat-obatan yang menyebabkan Anda sulit BAB, sebaiknya segera bicarakan dengan dokter.

Baca juga: 14 Makanan Pelancar BAB untuk Mengatasi Sembelit

7. Suara lemah atau rendah

Pernahkah orang lain memberi tahu Anda bahwa suara Anda berubah menjadi sangat lembut atau terdengar serak?

Jika ada perubahan dalam suara, Anda harus menemui dokter untuk mengetahui apakah itu gejala penyakit Parkinson atau bukan.

Terkadang Anda mungkin mengira orang lain kehilangan pendengarannya, padahal sebenarnya Anda berbicara lebih pelan.

  • Apa yang normal?

Flu dada atau virus lain dapat menyebabkan suara Anda terdengar berbeda, tetapi Anda akan kembali bersuara sama setelah sembuh dari batuk atau pilek.

Jika kondisi itu tidak terjadi, Anda perlu mewaspadai Parkinson.

Baca juga: 9 Cara Menghilangkan Flek Hitam di Wajah Secara Alami

8. Wajah bertopeng

Pernahkah Anda diberi tahu bahwa Anda memiliki ekspresi serius, depresi atau marah di wajah, bahkan ketika Anda sedang tidak dalam suasana hati yang buruk?

Kondisi sering disebut dengan facial masking.

Jika demikian, sebaiknya tanyakan kepada dokter tentang kemungkinan penyakit parkinson.

  • Apa yang normal?

Beberapa obat dapat menyebabkan Anda memiliki jenis pandangan serius atau menatap yang sama, tetapi Anda akan kembali ke keadaan semula setelah menghentikan pengobatan.

9. Pusing atau pingsan

Apakah Anda sering merasa pusing saat berdiri dari kursi?

Rasa pusing atau pingsan bisa menjadi tanda tekanan darah rendah dan bisa juga dikaitkan dengan penyakit parkinson.

  • Apa yang normal?

Setiap orang pasti pernah berdiri dan merasa pusing, tetapi jika hal itu terjadi secara rutin sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter.

Baca juga: 7 Penyebab Sakit Kepala Saat Bangun Tidur dan Cara Mengatasinya

10. Membungkuk atau berdiri miring

Apakah Anda tidak berdiri tegak seperti dulu?

Jika keluarga atau teman Anda memperhatikan bahwa Anda tampak membungkuk saat berdiri, itu bisa menjadi tanda penyakit parkinson.

  • Apa yang normal?

Jika Anda mengalami nyeri akibat cedera atau jika sakit, hal itu mungkin menyebabkan Anda berdiri miring atau membungkuk.

Selain itu, masalah dengan tulang Anda bisa juga membuat Anda membungkuk.

Untuk memastika penyebab kondisi ini, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter karena membungkuk bisa jadi gejala awal parkinson.

Memang tidak ada satupun dari tanda-tanda di atas yang berarti Anda harus khawatir.

Tetapi, jika memiliki lebih dari satu tanda, Anda harus mempertimbangkan untuk membuat janji bertemu dengan dokter.

Baca juga: 10 Makanan yang Mengandung Vitamin D Tinggi

Jika Anda ternyata memiliki penyakit Parkinson, bekerja samalah dengan dokter untuk membuat rencana agar tetap sehat.

Tindakan yang bisa dilakukan mungkin termasuk:

  • Minta rujukan ke ahli saraf atau dokter spesialis otak
  • Perawatan dari terapis okupasi, terapis fisik, atau terapis bicara
  • Bertemu dengan dokter atau konsultan medis untuk membicarakan tentang bagaimana parkinson akan mempengaruhi hidup Anda
  • Mulailah program olahraga teratur untuk menunda gejala lebih lanjut
  • Bicaralah dengan keluarga dan teman yang dapat memberi Anda dukungan yang dibutuhkan

 


Sumber Mayo Clinic,
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masuk Angin

Masuk Angin

Penyakit
11 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Pertama

11 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Pertama

Health
Lidah Perih

Lidah Perih

Penyakit
15 Gejala Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

15 Gejala Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Kram Perut

Kram Perut

Penyakit
Tidak Mengalami KIPI, Apakah Vaksin Covid-19 Tetap Bekerja?

Tidak Mengalami KIPI, Apakah Vaksin Covid-19 Tetap Bekerja?

Health
Malnutrisi

Malnutrisi

Penyakit
Penyebab Nyeri Dada pada Wanita yang Harus Diwaspadai

Penyebab Nyeri Dada pada Wanita yang Harus Diwaspadai

Health
Anosmia

Anosmia

Penyakit
Cara Menurunkan Berat Badan dengan Cuka Apel

Cara Menurunkan Berat Badan dengan Cuka Apel

Health
Pantat Pegal

Pantat Pegal

Penyakit
12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

Health
Perut Buncit

Perut Buncit

Penyakit
Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Health
Kulit Belang

Kulit Belang

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.