Kompas.com - 28/09/2020, 16:33 WIB
Ilustrasi mata bengkak ShutterstockIlustrasi mata bengkak

KOMPAS.com – Setiap orang normalnya mempunyai dua buah ginjal.

Masing-masing ginjal tersebut mengandung sekitar satu juta nefron atau gelung halus pembuluh darah yang berfungsi sebagai filter (saringan) darah.

Oleh karena itu, apabila ginjal mengalami masalah kesehatan, beragam komplikasi dapat terjadi, seperti penumpukan limbah dan racun, anemia, hingga gangguan elektrolit.

Baca juga: 6 Makanan Penyebab Batu Ginjal yang Harus Diwaspadai

Penyakit ginjal akan terjadi ketika ginjal rusak dan tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik.

Kerusakan dapat disebabkan oleh diabetes, tekanan darah tinggi atau hipertensi, dan berbagai kondisi kronis lainnya.

Penyakit ginjal dapat menyebabkan masalah kesehatan lain, termasuk tulang lemah, kerusakan sarah, hingga kekurangan gizi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jenis-jenis penyakit ginjal dan penyebabnya

Melansir Health Line, ada beragam bentuk atau jenis penyakit ginjal yang perlu diwaspadai.

Berikut ini penjelasannya:

1. Penyakit ginjal kronis

Bentuk penyakit ginjal yang paling umum adalah penyakit ginjal kronis.

Penyakit ginjal kronis adalah kondisi jangka panjang yang tidak membaik seiring berjalannya waktu.

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh tekanan darah tinggi.

Baca juga: Bagaimana Darah Tinggi Bisa Sebabkan Gagal Ginjal?

Tekanan darah tinggi berbahaya bagi ginjal karena dapat meningkatkan tekanan pada glomeruli.

Glomeruli adalah pembuluh darah kecil di ginjal tempat darah dibersihkan.

Seiring waktu, peningkatan tekanan merusak pembuluh darah ini dan fungsi ginjal mulai menurun.

Fungsi ginjal pada akhirnya akan memburuk sampai pada titik dimana ginjal tidak dapat lagi melakukan tugasnya dengan baik.

Dalam hal ini, seseorang perlu menjalani dialisis.

Dialisis menyaring cairan ekstra dan limbah keluar dari darah.

Dialisis dapat membantu mengobati penyakit ginjal tetapi tidak dapat menyembuhkannya.

Transplantasi ginjal mungkin merupakan pilihan pengobatan lain tergantung pada keadaan penderita.

Baca juga: Bagaimana Kurang Minum Bisa Sebabkan Gagal Ginjal?

Diabetes juga merupakan penyebab utama penyakit ginjal kronis.

Diabetes adalah sekelompok penyakit yang menyebabkan gula darah tinggi.

Peningkatan kadar gula dalam darah merusak pembuluh darah di ginjal dari waktu ke waktu.

Artinya, ginjal tidak lagi dapat membersihkan darah dengan baik.

Gagal ginjal dapat terjadi ketika tubuh dipenuhi oleh racun.

2. Batu ginjal

Batu ginjal adalah masalah ginjal umum lainnya.

Penyakit ini terjadi ketika mineral dan zat lain dalam darah mengkristal di ginjal, membentuk massa padat (batu).

Batu ginjal biasanya keluar dari tubuh saat penderitanya kencing.

Mengeluarkan batu ginjal bisa sangat menyakitkan, tetapi jarang menimbulkan masalah yang berarti.

Baca juga: Waspadai Penyebab Urine Berwarna Hijau, Merah, Ungu, Oranye, dan Seperti Teh

3. Glomerulonefritis

Glomerulonefritis adalah peradangan pada glomeruli.

Glomeruli adalah struktur yang sangat kecil di dalam ginjal yang menyaring darah.

Glomerulonefritis dapat disebabkan oleh infeksi, efek samping obat-obatan, atau kelainan bawaan.

Beruntungnya, glomerulonefritis sering menjadi lebih baik dengan sendirinya.

4. Penyakit ginjal polikistik

Penyakit ginjal polikistik adalah kelainan genetik yang menyebabkan banyak kista (kantung kecil berisi cairan) tumbuh di ginjal.

Kista ini dapat mengganggu fungsi ginjal dan menyebabkan gagal ginjal.

Penting untuk dipahami, kista ginjal pada seseorang cukup umum dan hampir selalu tidak berbahaya.

Tapi, penyakit ginjal polikistik adalah kondisi lain yang lebih serius.

5. Infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih (ISK) adalah infeksi bakteri pada bagian mana pun dari sistem saluran kemih.

Infeksi pada kandung kemih dan uretra adalah yang paling umum.

Beruntungnya, kebanyakan ISK mudah diobati dan jarang menyebabkan masalah kesehatan lebih lanjut.

Namun, jika tidak ditangani dengan tepat, infeksi ini tetap saja dapat menyebar ke ginjal dan menyebabkan gagal ginjal.

Baca juga: 6 Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih yang Bisa Mengancam Nyawa

Gejala penyakit ginjal

Merangkum National Kidney Foundation, ada sejumlah gejala sakit ginjal yang dapat dikenali, tapi terkadang para penderita menghubungkan tanda fisik itu dengan kondisi lain.

Selain itu, mereka yang menderita penyakit ginjal cenderung tidak mengalami gejala sampai tahap yang paling akhir, ketika ginjal gagal berfungsi atau ketika terdapat sejumlah besar protein dalam urine.

Inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa hanya ada 10 persen orang dengan penyakit ginjal kronis yang tahu bahwa mereka mengidapnya.

Berikut ini adalah beberapa kemungkinan gejala penyakit ginjal yang patut diwaspadai:

1. Tubuh terasa lebih lelah, memiliki lebih sedikit energi, atau kesulitan berkonsentrasi

Penurunan fungsi ginjal yang parah dapat menyebabkan penumpukan racun dan kotoran dalam darah.

Hal ini dapat menyebabkan orang merasa lelah, lemah, dan sulit berkonsentrasi.

Komplikasi lain dari penyakit ginjal adalah anemia, yang dapat menyebabkan kelemahan dan kelelahan.

2. Sulit tidur

Ketika ginjal tidak menyaring dengan baik, racun tetap berada di dalam darah atau tidak keluar dari tubuh melalui urine.

Kondisi ini bisa membuat penderita penyakitnya sulit tidur.

Ada juga hubungan sleep apnea lebih sering terjadi pada mereka yang menderita penyakit ginjal kronis, dibandingkan dengan populasi umum.

Baca juga: 10 Penyebab Urine Keruh, Bisa Jadi Gejala Diabetes hingga Penyakit Ginjal

3. Kulit kering dan gatal

Ginjal yang sehat melakukan banyak tugas penting.

Organ ini antara lain berfungsi untuk:

  • Menghilangkan limbah dan cairan ekstra dari tubuh
  • Membantu membuat sel darah merah
  • Membantu menjaga tulang tetap kuat
  • Bekerja untuk menjaga kadar mineral yang tepat dalam darah

Kulit kering dan gatal bisa menjadi tanda penyakit mineral dan tulang yang sering menyertai penyakit ginjal lanjut, ketika ginjal tidak lagi mampu menjaga keseimbangan mineral dan nutrisi dalam darah.

4. Merasa ingin kencing lebih sering

Jika Anda merasa ingin kencing lebih sering, terutama pada malam hari, ini bisa menjadi tanda penyakit ginjal.

Ketika filter ginjal rusak, itu dapat menyebabkan peningkatan keinginan untuk buang air kecil.

Terkadang ini juga bisa menjadi tanda infeksi saluran kencing atau pembesaran prostat pada pria.

Baca juga: 6 Penyebab Urine Berwarna Kuning Tua dan Cara Mengatasinya

5. Urine berdarah

Ginjal yang sehat biasanya menjaga sel-sel darah di dalam tubuh saat menyaring limbah dari darah untuk membuat urine, tetapi ketika filter ginjal telah rusak, sel-sel darah ini dapat "bocor" ke urine.

Selain menandakan penyakit ginjal, darah dalam urine bisa menjadi indikasi tumor, batu ginjal, atau infeksi.

6. Urine berbusa

Gelembung yang berlebihan dalam urine, terutama yang mengharuskan Anda untuk menyiramnya beberapa kali sebelum hilang bisa menunjukkan adanya protein dalam urine.

Busa yang muncul tersebut mungkin terlihat seperti busa yang terlihat ketika seseorang mengocok telur.

Hal itu terjadi karena protein umum yang ditemukan dalam urine, albumin adalah protein yang sama yang ditemukan dalam telur.

Protein dalam urine adalah tanda awal bahwa filter ginjal telah rusak, sehingga protein dapat bocor ke dalam urine.

Baca juga: Penyebab Urine Berbusa dan Cara Mengatasinya

7. Alami pembengkakan yang terus-menerus di sekitar mata

Bengkak di sekitar mata bisa disebabkan oleh fakta bahwa ginjal mengeluarkan sejumlah besar protein dalam urine, daripada menyimpannya di dalam tubuh.

8. Kaki, terutama pergelangan kaki bengkak

Fungsi ginjal yang menurun dapat menyebabkan retensi natrium, menyebabkan pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki.

Pembengkakan di ekstremitas bawah juga bisa menjadi tanda penyakit jantung, penyakit hati, dan masalah pembuluh darah kaki kronis.

9. Nafsu makan hilang

Nafsu makan buruk adalah gejala yang sangat umum, tetapi penumpukan racun akibat penurunan fungsi ginjal bisa menjadi salah satu penyebabnya.

Baca juga: 7 Penyebab Perut Sering Lapar Padahal Baru Saja Makan

10. Otot kram

Ketidakseimbangan elektrolit dapat terjadi akibat gangguan fungsi ginjal.

Misalnya, kadar kalsium yang rendah dan fosfor yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kram otot.

Jika Anda mengalami beberapa gejala penyakit ginjal di atas, akan lebih baik jika segera menemui dokter.

Satu-satunya cara untuk mengetahui dengan pasti apakah seseorang menderita penyakit ginjal atau tidak adalah dengan melakukan tes.

Sementara, jika Anda berisiko terkena penyakit ginjal karena hipertensi, diabetes, punya riwayat keluarga dengan gagal ginjal, atau berusia lebih dari 60 tahun, penting untuk menjalani pemeriksaan penyakit ginjal setiap tahun.

Baca juga: 3 Penyebab Nyeri Otot dan Cara Mengatasinya

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bronkopneumonia

Bronkopneumonia

Penyakit
3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

Health
Ruam Popok

Ruam Popok

Penyakit
8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

Health
Gagal Ginjal Akut

Gagal Ginjal Akut

Penyakit
Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Health
Orthorexia

Orthorexia

Penyakit
4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

Health
IUGR

IUGR

Penyakit
Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Health
Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Health
Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

Health
Penis Lecet

Penis Lecet

Penyakit
Coulrophobia

Coulrophobia

Penyakit
Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.