8 Tanda Kehamilan Awal, Tak Hanya Mual dan Haid Terlambat

Kompas.com - 24/10/2020, 19:33 WIB
Ilustrasi mual Ilustrasi mual

KOMPAS.com - Selama ini tanda kehamilan awal identik dengan mual dan haid terlambat.

Ibu hamil bisa merasakan beragam tanda kehamilan yang berbeda-beda.

Bahkan, ada sejumlah wanita yang tidak menyadari sedang hamil lantaran perubahan yang terjadi dalam tubuhnya mirip sindrom pra-menstruasi.

Baca juga: Tanda Bahaya pada Kehamilan sesuai Usia Kandungan

Melansir berbagai sumber, berikut tanda kehamilan awal yang kerap dirasakan beberapa ibu hamil:

1. Haid terlambat

Terlambat haid bisa jadi tanda kehamilan awal karena sudah ada pelekatan embrio di dinding rahim.

Saat hamil, tubuh wanita mengeluarkan hormon human chorionic gonadotropin (HCG).

Hormon ini berfungsi menjaga kehamilan, termasuk mengontrol ovarium untuk berhenti mengeluarkan sel telur matang setiap bulan.

Biasanya, ibu hamil haidnya terlambat empat minggu setelah terjadinya pembuahan.

Jika wanita biasanya memiliki siklus haid teratur tiba-tiba terlambat dan baru melakukan hubungan seks tanpa pengaman, saatnya melakukan tes kehamilan.

Tes kehamilan dengan alat seperti test pack dapat mendeteksi hormon hormon HCG delapan hari setelah periode haid terlambat.

Baca juga: Puting Susu Terasa Sakit, Apakah Tanda Kehamilan?

2. Mual

Tanda kehamilan awal yang jamak dialami wanita yakni mual atau morning sickness.

Walaupun banyak wanita mengalami morning sickness di awal kehamilan, namun ada juga wanita yang mengalami ciri-ciri hamil tanpa mual.

Mual saat hamil dipengaruhi hormon kehamilan. Mual pada ibu hamil dapat terjadi kapan saja. Akan tetapi, paling sering terjadi di pagi hari.

Pada fase morning sickness ini, beberapa wanita juga mengalami mengidam, atau tak tahan dengan beberapa jenis makanan tertentu.

Mual, mengidam, dan tidak doyan makanan tertentu kebanyaan terjadi selama 13 atau 14 minggu di awal kehamilan.

Baca juga: Cara Mencegah Stretch Mark pada Ibu Hamil sesuai Usia Kehamilan

3. Muncul flek 

Ilustrasi flekShutterstock/nutcd32 Ilustrasi flek
Munculnya flek dan kram perut juga bisa jadi tanda kehamilan awal.

Setelah pembuahan, sel telur yang telah dibuahi akan menempel di dinding rahim. Proses ini biasanya diikuti keluarnya bercak atau flek cokelat.

Kondisi yang dikenal sebagai pendarahan implantasi ini terjadi antara enam hingga 12 hari setelah sel telur dibuahi.

Pada momentum ini, terkadang beberapa wanita juga merasakan kram perut. Nyerinya menyerupai menstruasi.

Bedanya, darah yang keluar dan intensitas nyeri lebih sedikit.

Selain flek, wanita bisa jadi mengalami keputihan. Hal itu terkait penebalan dinding vagina setelah terjadi pembuahan.

Pertumbuhan sel-sel yang melapisi dinding vagina menyebabkan keluarnya cairan.

Baca juga: 10 Penyebab Haid Terlambat Selain Hamil

4. Bentuk payudara berubah

Perubahan hormon selama kehamilan dapat memengaruhi payudara.

Ibu hamil payudaranya bisa membesar, sakit, sensitif, terasa berat, sampai area sekitar puting lebih gelap pada dua minggu awal setelah pembuahan.

Setelah beberapa minggu, tubuh ibu hamil biasanya sudah menyesuaikan dengan hormon yang baru. Sehingga, nyeri di payudara sudah tak terasa.

5. Suasana hati gampang berubah

Tanda kehamilan awal yang khas lainnya yakni suasana hati gampang berubah.

Perubahan suasana hati tersebut dipengaruhi melonjaknya berbagai hormon dalam tubuh.

Dampaknya, ibu hamil jadi mudah marah, sedih, menangis di awal kehamilan.

Kondisi tersebut wajar. Ciri-ciri hamil tersebut biasanya muncul di tiga bulan pertama kehamilan.

Baca juga: Vitamin C untuk Ibu Hamil: Manfaat, Kebutuhan, Tanda Kekurangan

6. Sembelit dan kembung

IlustrasiShutterstock Ilustrasi
Tanda kehamilan awal yang kerap dikeluhkan ibu hamil adalah gangguan pencernaan seperti sembelit dan perut kembung.

Sembelit selama kehamilan disebabkan melonjaknya hormon progesteron pada ibu hamil.

Progesteron menyebabkan proses pencernaan makanan melambat.

Selain itu, melambatnya proses pencernaan juga memicu perut kembung.

Untuk meringankan gejala, ibu hamil perlu minum banyak cairan, olahraga ringan, dan konsumsi makanan berserat tinggi.

7. Sering kencing

Saat hamil, jumlah darah yang dipompa ke seluruh tubuh wanita akan melonjak.

Hal itu membuat ginjal memproses lebih banyak cairan ketimbang biasanya. Sehingga, cairan di kandung kemih jadi lebih banyak.

Hormon juga membuat ibu hamil sering ingin kencing di kamar mandi.

Untuk itu, salah satu tanda kehamilan awal yakni sering kencing.

Agar sering kencing tidak menyebabkan dehidrasi, ibu hamil perlu minum lebih banyak cairan.

Baca juga: Jantung Berdebar saat Hamil, Normal atau Tidak?

8. Mudah lelah

Tanda kehamilan awal lainnya yakni mudah lelah. Kondisi tersebut lumrah karena pengaruh melonjaknya hormon progesteron dalam tubuh.

Jika ibu hamil mudah lelah di awal kehamilan, atasi dengan banyak istirahat.

Selain itu, konsumsi makanan yang banyak mengandung protein dan zat besi untuk mengimbanginya.

 


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X