Kompas.com - 25/01/2021, 18:08 WIB
Ilustrasi asam lambung, GERD shutterstockIlustrasi asam lambung, GERD

Biasanya, asam lambung tidak dapat naik atau keluar ke kerongkongan karena adanya penghalang yang disebut sfingter esofagus bagian bawah.

Sfingter esofagus adalah otot seperti cincin yang secara alami tetap tertutup dan biasanya hanya terbuka saat Anda menelan atau bersendawa.

Namun, pada penderita refluks asam lambung lambung, otot ini sering kali melemah atau tidak berfungsi.

Inilah salah satu alasan mengapa orang dengan refluks asam lambung mengalami heartburn.

Baca juga: 6 Komplikasi Asam Lambung yang Perlu Diwaspadai

Melansir Health Line, refluks asam lambung juga dapat terjadi bila ada terlalu banyak tekanan pada otot, menyebabkan asam masuk melalui lubang.

Maka tidak mengherankan jika sebagian besar gejala refluks terjadi setelah aktivitas makan.

Tampaknya juga bahwa makanan yang lebih besar dapat memperburuk gejala refluks asam lambung.

Oleh sebab itu, salah satu langkah yang akan membantu meminimalkan refluks asam lambung ini adalah menghindari makan dalam porsi besar.

2. Menurunkan berat badan

Diafragma adalah otot yang terletak di atas perut Anda.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X