Kompas.com - 28/01/2021, 06:03 WIB
Ilustrasi jeroan gabrielabertoliniIlustrasi jeroan

KOMPAS.com - Perubahan pola makan dapat membantu menjaga kadar asam urat dalam tubuh tetap terkontrol.

Kadar asam urat tinggi dapat mengendap di persendian dan memicu serangan asam urat.

Salah satu yang perlu dilakukan untuk mengendalikan penyakit ini adalah menjalankan diet rendah purin.

Baca juga: 8 Obat Asam Urat dan Efek Sampingnya

Melansir Harvard Health Publishing, penderita asam disarankan mengonsumsi makanan sehat minim lemak jenuh, rajin makan serat, serta kacang-kacangan.

Selain itu, pastikan penderita asam urat menghindari makanan yang tidak boleh dimakan penderita asam urat.

Berikut beberapa jenis makanan yang harus dihindari penderita asam urat tinggi:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Makanan tinggi gula

Dilansir dari Verywell Health, gula yang terdapat di beberapa makanan dan minuman dapat meningkatkan kadar asam urat.

Untuk itu, penderita asam urat disarankan membatasi atau menghindari makanan tinggi gula agar penyakitnya tidak mudah kambuh.

Hindari kue-kue manis, permen, sereal dengan pemanis, atau makanan lain yang banyak ditambahi pemanis.

Selain itu, setop mengonsumsi minuman ringan, minuman dalam kemasan, soda, minuman berenergi, dan minuman manis lainnya.

Baca juga: Asam Urat dan Kolesterol Tinggi Berkaitan Erat, Begini Baiknya…

2. Makanan olahan dan berpengawet

Makanan olahan dan berpengawet juga termasuk makanan yang tidak boleh dimakan penderita asam urat.

Batasi segala bentuk makanan olahan seperti kue kering, keripik, kerupuk, biskuit, permen, es krim, sampai aneka roti.

Selain itu, hindari segala bentuk makanan yang mengandung bahan pengawet baik itu saus, makanan siap saji, sampai makanan beku.

Baca juga: Sayur Pantangan Penderita Asam Urat, Perlu Dihindari atau Tidak?

3. Daging merah dan jeroan

Ilustrasi beef pinwheels, steak daging sapi gulung. SHUTTERSTOCK/JAMIE WILSON Ilustrasi beef pinwheels, steak daging sapi gulung.
Daging sapi, kambing, babi, dan jeroan termasuk makanan yang mengandung purin tinggi.

Makanan tersebut dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah dan rentan memicu serangan asam urat.

Minimalkan atau hindari segala bentuk daging merah dan jeroan. Untuk daging ayam, penderita asam urat masih boleh mengonsumsinya asalkan dalam porsi sedang,

Selain itu, hindari makanan dari daging olahan seperti burger, sosis, kornet, salami, smoked beef, dll.

Baca juga: 6 Cara Menghilangkan Nyeri Asam Urat dengan Cepat

4. Makanan laut tertentu

Makanan yang harus dihindari penderita asam urat lainnya yakni beberapa jenis makanan laut.

Makanan laut yang tidak boleh dimakan penderita asam urat antara lain sarden, teri, mackerel, ikan haring, kerang, serta ikan kod.

Sedangkan makanan laut seperti lobster, kepiting, udang, ikan salmon, dan tuna masih boleh dikonsumsi sesekali tapi porsinya tidak boleh berlebihan.

Baca juga: Diet Rendah Purin, Panduan Makanan untuk Penderita Asam Urat

5. Makanan yang difermentasi

Makanan hasil fermentasi ragi seperti kecap, makanan kalengan, dan beberapa camilan termasuk makanan yang bisa meningkatkan kadar asam urat.

Tak hanya dihindari saat penyakit kambuh, makanan tersebut juga perlu tidak dikonsumsi saat kadar asam urat penderita sudah terkontrol.

Apabila berhenti makan makanan yang harus dihindari penderita asam urat terasa berat karena sudah jadi kebiasaan, konsultasikan dengan dokter yang menangani atau ahli gizi untuk mendapatkan opsi alternatif lainnya.

Selain menghindari makanan yang tidak boleh dimakan penderita asam urat, pastikan penderita juga rajin berolahraga dan minum banyak air putih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Health
Fisura Ani

Fisura Ani

Penyakit
Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Health
Perimenopause

Perimenopause

Penyakit
Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Health
Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Penyakit
Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

Health
Hiperparatiroidisme

Hiperparatiroidisme

Penyakit
5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

Health
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Penyakit
3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

Health
Sakit Lutut

Sakit Lutut

Penyakit
3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.