Kompas.com - 03/04/2021, 20:02 WIB

2. Aterosklerosis

Aterosklerosis adalah istilah medis untuk menunjukkan penumpukan lemak dan plak berisi kolesterol di pembuluh darah arteri.

Ketika penumpukan tersebut cukup banyak, arteri jadi kaku dan menyempit. Dampaknya, risiko pembekuan darah dan serangan jantung meningkat.

Penyakit ini biasanya dialami orang dewasa atau orang tua. Namun, anak dengan obesitas, diabetes, dan hipertensi juga bisa terkena aterosklerosis.

Penyakit ini bisa diatasi dengan modifikasi pola makan ke arah lebih sehat dan rajin olahraga.

Baca juga: Kenali Apa itu Penyakit Jantung Rematik, Penyebab, dan Gejalanya

3. Aritmia

Aritmia adalah gangguan irama jantung yang tidak normal. Kondisi ini membuat kinerja jantung jadi kurang efisien.

Jenis aritmia yang dapat dialami anak-anak, antara lain:

  • Takikardia atau detak jantung cepat
  • Bradikardia atau detak jantung lambat
  • Sindrom Q-T panjang
  • Sindrom Wolff-Parkinson-White

Cara mengobati penyakit jantung pada anak seperti aritmia tergantung jenisnya.

4. Penyakit kawasaki

Penyakit kawasaki adalah penyakit langka yang menyebabkan peradangan pada pembuluh darah di tangan, kaki, mulut, bibir, dan tenggoroka anak.

Menurut American Heart Association (AHA), penyakit ini merupakan salah satu penyebab penyakit jantung pada anak yang utama.

Pengobatan penyakit kawasaki berlangsung seumur hidup dan disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit.

Baca juga: 4 Tanda Penyakit Jantung Tanpa Gejala

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.