Kompas.com - 26/04/2021, 04:04 WIB

Faktor risiko cagukan persisten

Pria dilaporkan lebih mungkin mengalami cegukan jangka panjang daripada wanita.

Faktor lain yang dapat meningkatkan risiko cegukan meliputi:

  • Mengalami gangguan mental atau gejolak emosional, di mana kecemasan, stres, maupun kegembiraan telah dikaitkan dengan beberapa kasus cegukan jangka pendek dan jangka panjang
  • Operasi, di mana beberapa orang mengalami cegukan setelah menjalani anestesi umum atau setelah prosedur yang melibatkan organ perut

Diagnosis penyebab cegukan persisten

Melansir Medical News Today, cegukan yang berlangsung kurang dari 48 jam biasanya memang tidak memerlukan perhatian medis karena dapat sembuh dengan sendirinya.

Jika cegukan Anda bertahan lebih lama, dokter harus dimintai pendapat.

Kepada pasien, dokter mungkin akan bertanya kapan cegukan mulai terjadi, seberapa sering terjadi, apakah sering, jarang, atau terjadi sepanjang waktu, dan apa yang dilakukan pasien sebelum mengalami cegukan tersebut.

Dokter mungkin juga akan melakukan pemeriksaan fisik umum dan pemeriksaan neurologis untuk memeriksa:

  • Refleks
  • Keseimbangan
  • Koordinasi
  • Penglihatan
  • Indra peraba
  • Kekuatan otot
  • Bentuk otot

Baca juga: 9 Macam Gangguan Pencernaan dan Cara Mengobatinya

Jika kondisi yang mendasari mungkin menjadi penyebabnya, tes berikut dapat dilakukan, seperti:

  • Tes darah untuk memeriksa infeksi, penyakit ginjal atau diabetes
  • Tes pencitraan, seperti x-ray, CT-scan, atau MRI untuk menilai kelainan anatomis yang mungkin mempengaruhi saraf frenikus atau vagus atau diafragma
  • Tes endoskopi, di mana endoskop atau selang fleksibel dengan kamera kecil di ujungnya diturunkan ke tenggorokan pasien untuk memeriksa tenggorokan atau kerongkongan
  • ECG untuk memeriksa kondisi yang berhubungan dengan jantung dengan mengukur aktivitas listrik di jantung
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.