Kompas.com - 27/04/2021, 18:03 WIB
Ilustrasi asam lambung, GERD shutterstockIlustrasi asam lambung, GERD

Berikut ini beberapa penyebab radang kerongkongan yang mungkin terjadi dan baik diwaspadai:

1. Esofagitis refluks

Struktur seperti katup yang disebut sfingter esofagus bagian bawah normalnya dapat menjaga asam lambung tidak keluar ke kerongkongan.

Jika ada masalah yang menyebabkan katup ini terbuka atau tidak menutup dengan benar, isi perut, termasuk asam lambung dapat kembali ke kerongkongan (gastroesophageal reflux).

Gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah suatu kondisi di mana aliran balik asam lambung ini sering terjadi atau berkelanjutan. Komplikasi GERD adalah peradangan kronis dan kerusakan jaringan di kerongkongan.

Baca juga: Beda Refluks Asam Lambung, Heartburn, dan GERD

2. Esofagitis eosinofilik

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Eosinofil adalah sel darah putih yang memainkan peran kunci dalam reaksi alergi.

Esofagitis eosinofilik terjadi dengan konsentrasi tinggi sel darah putih ini di kerongkongan.

Hal ini kemungkinan besar bisa terjadi sebagai respons terhadap agen penyebab alergi (alergen) atau refluks asam, atau keduanya.

Dalam banyak kasus, esofagitis jenis ini dapat dipicu oleh makanan seperti susu, telur, gandum, kedelai, kacang tanah, kacang-kacangan, gandum hitam, dan daging sapi.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X