Kompas.com - 10/05/2021, 18:03 WIB
Ilustrasi sesak napas ShutterstockIlustrasi sesak napas

KOMPAS.com - Mengalami sesak napas atau kesulitan bernapas menggambarkan ketidaknyamanan saat bernapas dan perasaan seolah-olah tidak dapat menarik napas secara penuh.

Sesak napas bisa berkembang secara bertahap atau datang tiba-tiba.

Masalah pernapasan ringan, seperti kelelahan setelah melakukan olahraga aerobik tidak termasuk dalam kategori ini.

Baca juga: Dyspnea (Sesak Napas): Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Dilansir dari Mayo Clinic, ada banyak kondisi yang bisa menjadi penyebab sesak napas. Tapi, kebanyakan sesak napas disebabkan oleh gangguan paru-paru dan jantung.

Pasalnya, kedua organ tersebut terlibat dalam pengangkutan oksigen ke seluruh jaringan tubuh dan membuang karbondioksida.

Meski begitu, tetap saja tidak semua penyebab sesak napas terkait dengan kondisi paru-paru dan jantung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Misalnya, sesak napas juga bisa berkembang sebagai akibat dari stres dan kecemasan.

Kondisi paru-paru yang bisa menjadi penyebab sesak napas 

Selama ini banyak orang mungkin sudah mengetahui bahwa sesak napas dapat disebabkan oleh asma. Hal itu memang benar.

Tapi sebenarnya, ada beberapa kondisi paru-paru lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami kesulitan bernapas. Banyak di antaranya bahkan membutuhkan perhatian medis segera.

Baca juga: 8 Cara Mengatasi Sesak Napas Secara Alami

 

Melansir Health Line, berikut ini adalah beberapa kondisi paru-paru yang bisa menjadi penyebab sesak napas untuk diwaspadai:

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X