Kompas.com - 23/05/2021, 06:04 WIB

Pemeriksaan laboratorium yang dilakukan pada periode ini sebaiknya yang mampu mendeteksi antigen p18, p24, p31, p36, gp120, gp41.

Baca juga: Akhiri HIV/AIDS pada 2030, Perkuat Kolaborasi dan Tingkatkan Solidaritas!

 

Tahap HIV berikutnya disebut sebagai infeksi HIV akut atau primer.

Tahapan ini juga disebut sindrom retroviral akut.

Selama tahap ini, kebanyakan orang mengalami gejala mirip flu yang mungkin sulit dibedakan dari infeksi saluran cerna atau saluran pernapasan.

HIV tahap 3 adalah tahap latensi klinis.

Pada tahapan ini, virus menjadi kurang aktif, meski masih di dalam tubuh.

Selama tahap ini, orang tidak mengalami gejala sementara infeksi virus berkembang pada tingkat yang sangat rendah.

Periode latensi ini dapat berlangsung selama satu dekade atau lebih.

Banyak orang tidak menunjukkan gejala HIV selama periode 10 tahun ini.

Tahap terakhir HIV adalah stadium 4.

Baca juga: 4 Cara Penularan HIV/AIDS dan Efektivitasnya

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.