Kompas.com - 13/08/2021, 06:31 WIB
Ilustrasi mengukur tekanan darah. FREEPIK/IJEABIlustrasi mengukur tekanan darah.

KOMPAS.com - Penyakit tekanan darah rendah atau hipotensi terjadi ketika aliran darah yang mengalir ke pembuluh darah tekanannya di bawah normal.

Tekanan darah normal kebanyakan berkisar antara 120/80 mmHg. Tekanan darah dianggap rendah apabila hasil cek tensinya kurang dari 90/60 mmHg.

Makanan atau asupan tertentu dapat memengaruhi naik dan turunnya tekanan darah.

Sebelum menyimak beberapa makanan untuk penderita tekanan darah rendah, kenali dulu beberapa gejala dan penyebabnya.

Baca juga: 6 Gejala Tekanan Darah Rendah yang Perlu Diwaspadai

Gejala tekanan darah rendah

Melansir Medical News Today, gejala tekanan darah rendah yang kerap dirasakan penderitanya, antara lain:

  • Pusing atau sakit kepala ringan
  • Mual
  • Pingsan
  • Merasa sangat kehausan atau dehidrasi
  • Penglihatan kabur
  • Kelelahan
  • Napas jadi cepat dan pendek-pendek
  • Kulit dingin dan pucat
  • Susah konsentrasi
  • Suasana hati memburuk

Gejala tekanan darah rendah ini bisa berlangsung sesaat, atau terjadi dalam waktu yang lama tergantung penyebab mendasarnya.

Baca juga: 9 Penyebab Tekanan Darah Rendah

Penyebab tekanan darah rendah

Menurut American Heart Association dan National Heart, Lung, and Blood Institute, penyebab tekanan darah rendah dapat berasal dari:

  • Penuaan
  • Tirah baring atau bed rest terlalu lama
  • Efek samping obat tertentu
  • Penyakit diabetes
  • Kehamilan
  • Penyakit jantung
  • Gangguan endokrin
  • Infeksi parah
  • Reaksi alergi parah atau anafilaksis
  • Penurunan volume darah akibat pendarahan dan dehidrasi
  • Kurang zat gizi seperti vitamin B12 dan asam folat

Apabila tekanan darah ajek rendah, Anda perlu berkonsultasi ke dokter. Biasanya, pasien direkomendasikan perubahan gaya hidup termasuk makanan yang baiknya dikonsumsi penderita tekanan darah rendah.

Baca juga: 10 Ciri-ciri Darah Rendah Kambuh

Makanan untuk penderita tekanan darah rendah

Terdapat beberapa makanan yang umumnya cocok dikonsumsi penderita tekanan darah rendah, antara lain:

  • Makanan asin

Makanan asin dapat meningkatkan tekanan darah. Penderita tekanan darah rendah dapat makan sup, ikan teri untuk lauk, atau kacang asin sebagai camilan.

Garam atau natrium memengaruhi hormon yang mengontrol keseimbangan air di dalam tubuh. Konsumsi asupan garam dapat meningkatkan tekanan darah.

  • Makanan tinggi vitamin B12 dan folat

Seperti disinggung di atas, kekurangan vitamin B12 dan folat dapat menyebabkan tekanan darah rendah.

Untuk itu, penderita tekanan darah rendah disarankan makan makanan yang banyak mengandung vitamin B12 seperti daging, telur, ikan, susu, keju, yogurt, dll.

Selain itu, konsumsi juga makanan yang banyak mengandung folat seperti sayuran berdaun hijau, brokoli, telur, bit, buah jeruk, kacang-kacangan, biji-bijian, dan hati.

Baca juga: Perbedaan Kurang Darah dan Darah Rendah

  • Makanan yang banyak mengandung cairan

Penderita tekanan darah rendah perlu minum banyak cairan, terutama para kalangan lansia yang tekanan darahnya rentan rendah.

Untuk membantu kecukupan cairan di dalam tubuh, minum setidaknya delapan gelas air putih per hari.

Selain itu, konsumsi makanan yang banyak mengandung cairan seperti buah pir, melon, jeruk, semangka, timun, dll.

  • Makanan dan minuman berkafein

Penderita tekanan darah rendah juga boleh mengondung kafein seperti cokelat, teh, kopi, dll.

Tapi ingat, pertimbangkan juga asupan gula jangan sampai berlebihan ketika mengonsumsi makanan atau minuman berkafein.

Melansir Healthline, selain mengonsumsi makanan untuk tekanan darah rendah di atas, penderita sebaiknya juga mengatur pola makannya.

Hindari makan dengan porsi besar, minum alkohol, serta segera beranjak dan olahraga setelah makan.

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Gula Darah Rendah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

Health
Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Health
Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

Health
Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Health
Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Health
11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

Health
Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Health
Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Health
5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

Health
Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Health
4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

Health
8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

Health
Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Health
4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

Health
Splenomegali

Splenomegali

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.