Kompas.com - 06/09/2021, 16:04 WIB

Seseorang yang mendapati kasus henti jantung atau henti napas di dekatnya, perlu segera menelepon nomor darurat medis terdekat dan mengupayakan tindakan cardiopulmonary resuscitation (CPR) atau dikenal juga dengan sebutan resusitasi jantung paru (RJP).

Baca juga: 4 Penyebab Nyeri Dada Selain Penyakit Jantung

Henti hapas menyebabkan henti jantung

Henti napas dan henti jantung adalah dua kondisi yang bisa saling terkait.

Melansir Health Line, henti napas akan selalu menyebabkan henti jantung jika tidak ada tindakan yang dilakukan untuk mengobatinya.

Ketika pasien mengalami henti napas, dua hal berikut mungkin akan terjadi:

  1. Karbon dioksida tidak dikeluarkan dengan benar dari aliran darah, menyebabkan penumpukan asam karbonat. Kelebihan asam dapat menyebabkan masalah pada otak dan jantung
  2. Akhirnya (jauh lebih lambat daripada penumpukan karbon dioksida), kadar oksigen dalam aliran darah akan berkurang. Kekurangan oksigen juga akan menyebabkan masalah pada otak dan jantung

Tanpa pengobatan, henti napas bisa dikatakan bakal selalu menyebabkan henti jantung. Namun, terkadang diperlukan waktu beberapa menit.

Baca juga: 9 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

Henti jantung hampir selalu dibarengi henti napas

Henti jantung berarti jantung tidak lagi mengalirkan darah ke seluruh tubuh.

Mungkin berdetak atau tidak, tetapi bagaimanapun juga, tidak ada darah yang berdenyut.

Tanpa darah, otak tidak dapat bertahan.

Suplai darah segar yang konstan diperlukan untuk menjaga otak tetap hidup dan berfungsi dengan baik.

Ketika suplai darah berhenti, otak mati, termasuk pusat pernapasannya.

Jadi, ketika jantung berhenti, begitu juga pernapasan, biasanya dalam satu menit atau kurang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.