Kompas.com - 12/10/2021, 06:01 WIB

KOMPAS.com - Sepsis pada bayi adalah masalah kesehatan serius yang bisa berdampak fatal.

Kondisi ini biasanya dialami bayi saat usianya belum genap 28 hari, atau ketika bayi baru lahir.

Untuk meningkatkan kewaspadaan pada gangguan medis serius ini, kenali apa itu sepsis pada bayi, gejala, dan penyebabnya.

Baca juga: Kenali Apa itu Sepsis, Gejala, dan Penyebabnya

Apa itu sepsis pada bayi?

Melansir Stanford Children’s Health, sepsis pada bayi adalah infeksi berat yang terjadi pada bayi baru lahir.

Infeksi ini muncul di dalam darah bayi, tapi bisa memengaruhi sistem atau seluruh bagian tubuh.

Tanpa pengobatan tepat dan cepat, sepsis dapat menyebabkan kerusakan jaringan, kegagalan organ, dan kematian.

Sepsis sebenarnya tidak hanya dialami bayi. Anak-anak, remaja, orang dewasa, sampai kalangan lansia bisa terkena masalah kesehatan ini.

Namun, karena sistem daya tahan tubuh bayi baru lahir belum kuat, bayi lebih riskan saat terkena sepsis.

Melansir Cleveland Clinic, bayi baru lahir bisa mengalami sepsis saat ibu mengalami infeksi cairan ketuban, bayi lahir prematur, atau bayi lahir dengan berat badan rendah.

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Diare pada Bayi dan Anak

Gejala sepsis pada bayi dan penyebabnya

Ada beberapa gejala sepsis pada bayi yang perlu diwaspadai, antara lain:

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.