Kompas.com - 13/10/2021, 17:00 WIB
Manfaat bersyukur juga termasuk menurunkan risiko depresi. FREEPIKManfaat bersyukur juga termasuk menurunkan risiko depresi.

KOMPAS.com - Semua orang merasakan kesedihan. Namun, jika kesedihan yang dirasakan terus-menerus, hal tersebut bisa menjadi depresi.

Secara garis besar, depresi bisa dibagi menjadi dua jenis, yakni depresi klinis dan depresi situasional.

Melansir dari Medical News Today, depresi situasional dan klinis serupa tetapi tidak sama. Dengan mengenali perbedaan kedua depresi ini merupakan langkah pertama untuk mendapatkan bantuan dan penanganan yang tepat.

Depresi klinis adalah kondisi serius yang dapat berdampak besar pada setiap bagian kehidupan.

Baca juga: Riset Buktikan Kerja Akhir Pekan Berisiko Depresi

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, depresi situasional dikenal secara medis sebagai "gangguan penyesuaian dengan suasana hati yang tertekan." 

Kondisi ini sering kali hilang pada saat waktu yang tepat dan membicarakan masalah dapat memudahkan proses pemulihan.

Depresi klinis, yang secara medis dikenal sebagai "gangguan depresi mayor," dapat berkembang jika individu tidak pulih.

Jenis depresi ini adalah kondisi kesehatan mental yang lebih parah.

Lalu, apa perbedaan di antara keduanya?

Perbedaan depresi klinis dan depresi situasional

Beberapa perbedaan utama antara depresi klinis dan situasional akan menentukan jenis perawatan yang dibutuhkan seseorang dan tingkat keparahan kondisinya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Nyeri Mata
Nyeri Mata
PENYAKIT
Anemia
Anemia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Beda LPR dan GERD yang Penting Diketahui

5 Beda LPR dan GERD yang Penting Diketahui

Health
Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Health
7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

Health
Parafimosis

Parafimosis

Penyakit
11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

Health
Asam Urat

Asam Urat

Penyakit
Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Health
Nyeri Mata

Nyeri Mata

Penyakit
Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Health
Kutil

Kutil

Penyakit
7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Amnesia

Amnesia

Penyakit
9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Health
Hepatitis D

Hepatitis D

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.