Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 14/11/2022, 17:01 WIB

KOMPAS.com - Diabetes melitus adalah penyakit yang ditandai kadar glukosa atau gula darah tinggi secara menahun.

Menurut Kementerian Kesehatan, penyebab diabetes melitus berasal dari gangguan metabolisme yang membuat tubuh tidak mampu memproduksi hormon insulin, atau penggunaan hormon insulin tidak efektif di dalam tubuh.

Perlu diketahui, insulin adalah hormon yang diproduksi oleh sel β pankreas untuk mengontrol glukosa darah melalui pengaturan penggunaan dan penyimpanan glukosa.

Untuk meningkatkan kewaspadaan pada penyakit ini, ketahui kriteria diabetes melitus yang perlu Anda ketahui.

Baca juga: 7 Ciri-ciri Diabetes di Usia Muda, Waspadai Sering Kencing dan Haus

Kriteria diabetes melitus

Untuk mengetahui status kesehatan seseorang apakah terkena diabetes melitus atau tidak, penderita perlu melakukan pemeriksaan ke dokter.

Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik dan melihat ciri-ciri diabetes melitus pada penderita.

Jika diduga ada gejala penyakit ini, dokter akan menganjurkan penderita menjalani pengukuran kadar gula darah dengan tes darah.

Dari hasil pengukuran tersebut, ada beberapa kriteria diabetes melitus, yaitu:

  • Hasil pemeriksaan glukosa plasma puasa (kondisi tidak ada asupan kalori minimal 8 jam) sebesar 126 mg/dl atau lebih tinggi
  • Hasil pemeriksaan glukosa plasma 2 jam setelah tes toleransi glukosa oral dengan beban glukosa 75 gram sebesar 200 mg/dl atau lebih tinggi
  • Hasil pemeriskaan glukosa plasma sewaktu sebesar 200 mg/dl atau lebih
  • Hasil pemeriksaan HbA1c (kadar hemoglobin terglikasi atau hemoglobin yang berikatan dengan glukosa) sebesar 6,5 persen atau lebih tinggi

Apabila hasil pemeriksaan gula darah tersebut tidak memenuhi kriteria diabetes melitus, maka seseorang ermasuk ke dalam kelompok pradiabetes atau normal.

Baca juga: 8 Komplikasi Diabetes Melitus yang Perlu Diwaspadai

Kriteria non-diabetes melitus

Untuk pemeriksaan glukosa puasa, apabila hasilnya antara 100 mg/dl sampai 126 mg/dl menunjukkan pradiabetes. Apabila hasil pemeriksaannya kurang dari 100 mg/dl, maka gula darah termasuk normal.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Sumber

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+