Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/03/2023, 22:00 WIB
Ria Apriani Kusumastuti

Penulis

KOMPAS.com - Insomnia adalah suatu gangguan tidur yang membuat seseorang tidak mudah untuk tidur, tidur dengan nyenyak, atau menyebabkan bangun terlalu cepat sebelum waktunya dan tidak bisa tidur kembali.

Meskipun bisa menyerang siapa saja, ternyata gangguan tidur ini lebih sering menyerang para wanita dibandingkan dengan para lelaki.

Untuk itu, ketahui penyebab insomnia pada wanita dan cara mengatasinya berikut ini.

Baca juga: 5 Cara Tidur Nyenyak dan Cepat

Penyebab insomnia pada wanita

Menurut Sleep Foundation, insomnia lebih sering ditemukan pada wanita dibandingkan pria.

Bahkan, beberapa penelitian sudah membuktikan bahwa risiko sulit tidur pada wanita adalah 40 persen lebih banyak dibandingkan dengan pria.

Dilansir dari Medical News Today, adanya perubahan hormon estrogen dan progesteron pada wanita akan memengaruhi kualitas tidur.

Perubahan hormon akan dialami secara berkala oleh para wanita, seperti ketika masa pubertas, menstruasi, kehamilan, dan perimenopause atau transisi yang dialami oleh para wanita ketika akan menuju masa menopause.

Disarikan dari WebMD, berikut adalah peran hormon estrogen dan progesteron untuk mengatur kualitas tidur pada wanita:

  • Selama menstruasi, produksi hormon progesteron berkurang dan memicu sindrom pra-menstruasi (PMS) sehingga akan menyebabkan sulit tidur
  • Selama masa kehamilan, produksi hormon akan berubah secara berkala sehingga akan membuat tubuh terasa lebih mengantuk dan menyebabkan sulit tidur di malam hari
  • Selama masa menopause, terdapat perubahan produksi hormon estrogen dan progesteron secara signifikan sehingga memicu keluarnya keringat di malam hari dan sensasi panas pada tubuh yang membuat sulit untuk tidur

Selain perubahan hormon, ada juga beberapa gangguan kesehatan tertentu yang akan menyebabkan sulit tidur di malam hari, seperti:

  • Sindrom polikistik ovarium (PCOS) yang membuat tubuh memiliki lebih banyak hormon testosteron dan lebih sedikit hormon progesteron yang memicu sulit tidur di malam hari
  • Fibromyalgia yang merupakan kondisi kesehatan yang memicu nyeri otot di seluruh tubuh sehingga membuat tidur di malam hari tidak mudah
  • Inkontinensia urine yang menyebabkan seseorang tidak mudah mengontrol keinginan untuk buang air kecil sehingga cenderung lebih sering ke kamar mandi di malam hari
  • Depresi atau kecemasan yang membuat sulit untuk tidur atau tidur dengan nyenyak

Tidak hanya disebabkan oleh perubahan hormon, insomnia pada wanita ternyata juga disebabkan oleh kondisi medis tertentu sehingga perlu dikonsultasikan dengan dokter untuk menemukan pengobatan yang tepat.

Baca juga: 4 Manfaat Meditasi Sebelum Tidur, Tak Hanya untuk Insomnia

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com