Perbandingan ini mengungkap tujuh varian genetik langka dalam genom Branyas yang belum pernah terdeteksi pada populasi Eropa.
Baca juga: Peneliti Temukan Hormon-Hormon Penunda Penuaan Kulit, Apa Saja?
Varian ini, atau versi gen yang berbeda, terkait dengan fungsi kognitif, fungsi kekebalan tubuh, fungsi paru-paru, penyakit jantung, kanker, dan gangguan autoimun.
Para ilmuwan menduga, varian ini mungkin melindungi terhadap penyakit ini dan meningkatkan fungsi organ.
Mereka juga menemukan bahwa Branyas memiliki fungsi mitokondria yang sangat baik, pusat energi yang menyediakan energi bagi sel, bekerja lebih baik daripada wanita yang lebih muda.
Ia juga memiliki kadar kolesterol yang sehat dan produksi protein yang tinggi, yang bermanfaat bagi fungsi kekebalan tubuh.
Temuan menarik lainnya adalah adanya perbedaan antara penanda molekuler penuaan dalam tubuh Branyas dan usia kronologisnya.
Baca juga: Jenis Makanan yang Perlu Sering Diasup Saat Mulai Menua
Ketika orang menua, struktur di ujung kromosom mereka, yang disebut telomer, menjadi semakin pendek. Telomer membantu mencegah DNA terurai, yang akan menyebabkan penuaan sel dan kanker.
"Seperti yang diharapkan untuk seseorang yang sangat tua, telomer Branyas hampir tidak ada. Ia juga memiliki populasi besar jenis sel imun tertentu, yang umum ditemukan pada orang tua," kata Esteller.
Dalam kedua hal ini, biologi Branyas tampak sangat tua tetapi penanda penuaan lain pada DNA-nya tampak sangat muda, demikian temuan tim tersebut.
Esteller mengeatakan, dari penelitian ini, kita bisa mengetahui bahwa faktor genetik dan juga pilihan gaya hidup bisa membantu membuat seseorang bisa menjalani proses menua yang sehat.
Dari sinilah manusia bisa mulai memikirkan intervensi yang bisa dilakukan dari sekarang, termasuk melalui obat-obatan yang berpotensi meningkatkan usia harapan hidup.
Baca juga: Rahasia Panjang Umur dengan Sehat, Punya Otot Kuat
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.