Kompas.com - 13/02/2020, 19:33 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

Buku 77 Kesalahan Orangtua yang Membahayakan Kesehatan dan Keselamatan Anak (2013) oleh Aprilina Prastari, pernah membahas pertanyaan tersebut.

Menurut penjelasan dr. Waldi Nurhamzah, Sp.A., orangtua tidak boleh mengompres anak yang sedang demam dengan air dingin atau air es.

Pasalnya, kompres air dingin dapat mengacaukan pusat pengaturan panas dalam tubuh anak. Dampaknya, suhu tubuh anak justru naik atau lebih tinggi.

"Saraf yang digunakan untuk memantau suasana di luar tubuh jadi menangkap kesan, di luar tubuh dingin, jadi suhu tubuh akan bertambah panas," jelasnya.

Selain membuat tubuh menerima sinyal palsu, efek air dingin atau air es juga dapat membuat pembuluh darah di permukaan kulit mengecil.

Akibatnya, panas yang semestinya dialirkan darah ke kulit agar ke luar dari tubuh, jadi terhambat.

"Kompres air hangat untuk membantu menurunkan panas pada anak, selain memberikan obat penurun panas," jelas Waldi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Anak Susah Makan? Atasi dengan 7 Cara Ini

Tak perlu panik

Orangtua juga dianjurkan tidak gampang panik saat anaknya demam.

Demam tidak perlu ditakuti. Pasalnya, demam umumnya tidak akan naik tanpa terkendali.

Menurut Fransisca dilansir dari bukunya, demam dapat menyebabkan kerusakan jaringan hanya bila suhunya lebih dari 42 derajat Celsius.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X