KOMPAS.com - Menangis adalah respons tubuh saat menghadapi emosi seperti sedih, frustasi, sampai gembira.
Saat masih bayi, kita kerap menangis untuk memberikan kode pada orang sekitar.
Namun, begitu dewasa banyak orang malu untuk menangis di depan umum. Karena ada anggapan, menangis adalah tanda kelemahan.
Baca juga: Jangan Dilewatkan, Pelukan Punya 3 Manfaat Kesehatan Luar Biasa
Padahal, sejumlah ahli kesehatan mental justru menyarankan kita untuk sesekali menangis demi alasan kesehatan.
"Menangis itu positif dan sehat," jelas Stephen Sideroff, Ph.D., psikolog klinis dari UCLA AS, melansir Web MD.
Kultur di Jepang merupakan salah satu yang percaya, menangis dapat memberikan manfaat dan kebijaksanaan lebih jauh.
Beberapa kota di Jepang bahkan memiliki klub menangis bernama rui-katsu (secara harfiah berarti pencari air mata).
Di tempat tersebut, orang bersama-sama menonton atau menyimak sumber pemicu mewek seperti film atau cerita menyedihkan, demi memancing air mata keluar.
Keluar dari tempat tersebut, para peserta yang habis menangis berjemaah, merasakan stresnya reda.
Baca juga: Awas, Kesepian Picu Kematian Dini, Begini Cara Mengatasinya
Ternyata, sejumlah studi juga mengungkap manfaat menangis seperti yang dirasakan sejumlah pengunjung rui-katsu.
Melansir Healthline, berikut manfaat menangis bagi kesehatan:
Terdapat tiga jenis air mata, antara lain basal, refleks, dan emosional.
Air mata refleks membantu mengeluarkan kotoran dari mata, saat mata terkena asap dan debu.
Air mata basal yang mengandung 98 persen air, setiap saat keluar untuk melumasi mata dan mencegah mata Anda terkena infeksi.
Sedangkan, air mata emosional yang berperan dalam merespons emosi, disebut paling banyak memiliki manfaat kesehatan.