Kompas.com - 18/02/2020, 11:01 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi

KOMPAS.com - Opini yang terbentuk selama ini di masyarakat, mati mendadak identik dengan penyakit jantung koroner (PJK).

Anggapan tersebut bisa jadi benar. Namun, keliru jika orang menilai mati mendadak disebabkan oleh penyakit jantung koroner.

Pandangan yang lebih tepat yakni kebanyakan orang yang mati mendadak adalah penderita penyakit jantung koroner.

Baca juga: Bagaimana Serangan Jantung yang Bisa Sebabkan Kematian?

Oleh sebab itu, mati mendadak perlu mendapat penjelaskan yang tepat.

Melansir Buku Mengungkap Pengobatan Penyakit Jantung Koroner; Kesaksian Serang Ahli Jantung dan Ahli Obat (2008) karya Prof. Dr. Peter Kabo, mati mendadak dapat didefinisikan sebagai kematian yang terjadi tiba-tiba, yaitu dalam satu jam, bisa terjadi dengan gejala atau tanpa gejala.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mati mendadak dapat disebabkan karena penyakit jantung atau bukan karena penyakit jantung.

Berikut ini beberapa penyakit yang dapat menyebabkan mati mendadak yang tidak ada kaitannya degan jantung:

  1. Epilepsi atau ayan
  2. Emboli paru atau gumpalan darah yang menyumbat arteri paru-paru
  3. Stroke
  4. Keracunan obat-obatan
  5. Diseksi aorta atau kondisi serius berupa robeknya lapisan dalam pembuluh darah aorta
  6. Sleep apnea

Sedangkan mati mendadak yang disebabkan penyakit jantung selain penyakit jantung koroner, yakni:

  1. Apa yang disebut sudden  arrhythmia death syndrome seperti Brugada syndrome
  2. Long QT-syndrome yang merupakan penyakit keturunan dengan kelainan sistem konduksi jantung yang biasanya terjadi pada laki-laki usia 40-an.

Kematian seperti itu juga sudah dikenal di berbagai negara lain, misalnya saja di Jepang dikenal dngan istilah Pakkuri, di Filipina dikenal sebagai Bagungut, sedangkan di Thailand dikenal sebagai Laytai.

Semenara di Jawa mungkin lebih dikenal dengan sebutan angin duduk.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Health
Fisura Ani

Fisura Ani

Penyakit
Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Health
Perimenopause

Perimenopause

Penyakit
Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Health
Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Penyakit
Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

Health
Hiperparatiroidisme

Hiperparatiroidisme

Penyakit
5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

Health
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Penyakit
3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

Health
Sakit Lutut

Sakit Lutut

Penyakit
3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.