Kompas.com - 23/06/2020, 08:00 WIB
Ilustrasi bayam Ilustrasi bayam

Beberapa jenis kacang-kacangan, seperti kacang tanah, legum, lentil, buncis, kacang polong, dan kedelai adalah sumber sumber zat besi yang hebat, terutama bagi vegetarian.

Satu cangkir (198 gram) lentil matang bisa mengandung 6,6 mg zat besi , yang merupakan 37 persen dari kebutuhan zat besi harian.

Kacang seperti kacang hitam, kacang navy, dan kacang merah juga dapat membantu Anda meningkatkan asupan zat besi harian.

Baca juga: 14 Buah dan Sayur Kaya Vitamin C untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Faktanya, satu porsi atau setengah cangkir (86 gram) kacang hitam yang dimasak bisa menyediakan sekitar 1,8 gram zat besi, atau 10 persen dari jumlah kebutuhan harian zat besi.

Sementara, legum juga merupakan sumber folat, magnesium, dan kalium yang baik.

Terlebih lagi, penelitian telah menunjukkan bahwa legume dan beberapa jenis kacang-kacangan lain dapat mengurangi peradangan pada penderita diabetes.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Legum juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung bagi orang-orang dengan sindrom metabolik.

Selain itu, konsumsi kacang-kacangan dapat membantu Anda menurunkan berat badan. Bahan makanan ini pasalnya sangat tinggi serat larut, yang dapat meningkatkan perasaan kenyang dan mengurangi asupan kalori.

Dalam sebuah penelitian, konsumsi makanan tinggi serat yang mengandung kacang terbukti sama efektifnya dengan diet rendah karbohidrat untuk menurunkan berat badan.

Untuk memaksimalkan penyerapan zat besi, konsumsilah kacang-kacangan dengan makanan tinggi vitamin C, seperti tomat, sayuran hijau, atau buah jeruk.

Baca juga: 7 Ciri-ciri Daging Sapi Segar dan Layak Dikonsumsi

Halaman Selanjutnya
Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Health
Nyeri Mata

Nyeri Mata

Penyakit
Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Health
Kutil

Kutil

Penyakit
7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Amnesia

Amnesia

Penyakit
9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Health
Hepatitis D

Hepatitis D

Penyakit
16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

Health
Keseleo

Keseleo

Penyakit
6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

Health
11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

Health
12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

Health
Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.