Kompas.com - 28/07/2020, 16:31 WIB
Ilustrasi sakit telinga Ilustrasi sakit telinga

KOMPAS.com - Beberapa benda asing seperti hewan kecil atau serangga bisa tanpa sengaja masuk ke telinga.

Kondisi tersebut bisa menyebabkan rasa sakit, infeksi, dan gangguan pendengaran.

Orang dewasa biasanya bisa merasakan apabila kuping kemasukan hewan atau benda asing. Tidak demikian dengan anak kecil yang mungkin tidak menyadarinya.

Berikut penjelasan mengenai gejala telinga kemasukan hewan atau serangga dan cara mengeluarkannya.

Baca juga: Cara Membersihkan Telinga yang Aman

Gejala telinga kemasukan hewan atau benda asing

Dilansir dari Medical News Today, hewan, serangga, atau benda asing seperti nyamuk dan semut bisa masuk ke telinga dengan berbagai jalan.

Ada yang masuk ke telinga saat seseorang tertidur atau tanpa sengaja terbang dan masuk ke kuping.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat hewan atau serangga masuk ke telinga, umumnya binatang tersebut bisa langsung mati. Namun, ada juga yang tetap hidup dan bertahan di dalam.

Di beberapa kasus, orang mungkin tidak menyadari ada hewan atau serangga masuk ke telinga. Gejalanya baru muncul setelah beberapa hari.

Baca juga: Menahan Bersin Bisa Rusak Gendang Telinga, Bagaimana Baiknya?

Tanda-tanda telinga kemasukan hewan atau serangga yang paling umum adalah telinga sakit dan tidak nyaman.

Telinga di sisi luar gendang telinga memiliki beberapa saraf kranial yang bisa menyampaikan informasi ke otak. Benda asing seperti hewan atau serangga dapat mengiritasi saraf ini.

Hewan atau serangga yang masih hidup di dalam telinga bisa merangkak dan membuat telinga serasa berdengung.

Serangga jenis kutu juga bisa masuk ke telinga dan bisa menggigit atau menyengat berulang kali ketika terjebak di dalam telinga. Dampaknya, telinga terasa sakit.

Gejala telinga kemasukan hewan atau serangga yang lain di antaranya:

  • Telinga terasa penuh
  • Telinga terasa bengkak
  • Ada darah atau cairan mengalir dari telinga
  • Gangguan pendengaran

Baca juga: Kenali Bahaya dan Gejala Infeksi Gigitan Kutu Kucing pada Manusia

Cara mengeluarkan hewan dari dalam telinga

Ilustrasi telinga anakShutterstock Ilustrasi telinga anak
Melansir Mayo Clinic, ada beberapa pertolongan pertama sebagai cara mengeluarkan hewan atau benda asing dari dalam telinga. Berikut beberapa di antaranya:

  • Jangan dicolok

Hal yang perlu diperhatikan, hindari mencoba mengeluarkan hewan atau benda asing dari telinga dengan cotton bud, batang korek api, dan sebagainya.

Mengeluarkan hewan atau benda asing dari telinga dengan barang-barang tersebut justru rentan mendorongnya masuk ke saluran dalam telinga dan bisa merusak telinga.

Apabila hewan atau benda asing kelihatan dari luar dan bisa dijangkau pinset, coba keluarkan dengan hati-hati.

Baca juga: Gatal Akibat Tungau: Gejala dan Cara Mengatasi

  • Gunakan gravitasi dan minyak

Selain itu, coba gunakan gravitasi dengan cara memiringkan kepala ke sisi telinga yang kemasukan hewan untuk mengeluarkannya.

Apabila tidak berhasil, coba gunakan minyak khusus serangga, baby oil, atau minyak mineral yang sudah dihangatkan apabila hewan yang masuk ke telinga adalah serangga.

Minyak harus hangat, tetapi jangan panas. Selain itu, hindari menggunakan segala jenis minyak apabila telinga tidak kemasukan hewan, tetapi benda asing lainnya.

Jangan gunakan metode ini untuk anak-anak jika ada gejala tabung atau gendang telinga berlubang.

Tanda dan gejala gendang telinga berlubang adalah rasa sakit, pendarahan, atau keluar cairan dari telinga.

Untuk menghindari komplikasi atau hal yang tidak diinginkan, ada baiknya Anda mengeluarkan hewan dari dalam telinga dengan bantuan dokter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Penis Gatal
Penis Gatal
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

Health
8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

Health
3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

Health
Penis Gatal

Penis Gatal

Penyakit
9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

Health
Premenstrual Syndrome (PMS)

Premenstrual Syndrome (PMS)

Penyakit
Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Health
Gangguan Pendengaran

Gangguan Pendengaran

Penyakit
Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Health
Fenilketonuria

Fenilketonuria

Penyakit
Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Health
Hiperemesis Gravidarum

Hiperemesis Gravidarum

Penyakit
3 Manfaat Kesehatan Buah Naga

3 Manfaat Kesehatan Buah Naga

Health
Seasonal Affective Disorder (SAD)

Seasonal Affective Disorder (SAD)

Penyakit
7 Gejala Pembekuan Darah di Otak yang Perlu Diwaspadai

7 Gejala Pembekuan Darah di Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.