Kompas.com - 09/09/2020, 16:34 WIB

Jika seseorang diduga memiliki gejala emfisema, dokter akan melakukan tes untuk mengukur kinerja paru-paru.

Baca juga: Sistem Pernapasan: Fungsi, Organ, Cara Menjaga agar Tetap Sehat

Gejala penyakit emfisema

Seseorang bisa menderita emfisema selama bertahun-tahun tanpa menyadari penyakitnya.

Dikutip dari Cleveland Clinic, gejala emfisema yang kerap muncul mirip seperti gangguan pernapasan lainnya, antara lain:

  • Batuk
  • Mengi
  • Sesak napas
  • Produksi lendir berlebihan

Gejala kerap tidak kentara sampai separuh bagian jaringan paru-paru rusak.

Jika sebagian jaringan paru-paru sudah rusak, penderita bisa mengalami sesak napas saat beraktivitas dan kelelahan akut.

Baca juga: Ciri-ciri Demam, Batuk, Sesak Napas pada Infeksi Virus Corona

Apa penyebab penyakit emfisema?

Terdapat beberepa penyebab penyakit emfisema, di antaranya:

  • Merokok

Merokok adalah penyebab utama emfisema. Penelitian menunjukkan, perokok berisiko mengalami emfisema ketimbang orang yang tidak merokok.

Hingga kini belum ada obat untuk mengatasi emfisema. Namun, berhenti merokok dapat memperlambat kerusakan di jaringan paru-paru.

  • Kekurangan protein alpha-1 antitrypsin (AAT)

Alpha-1 antitrypsin (AAT) adalah protein yang mengalir dalam darah manusia.

Protein ini berfungsi menjaga sel darah putih agar tidak merusak jaringan normal. Tubuh membutuhkan sel ini untuk melawan infeksi.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.