Kompas.com - 16/09/2020, 09:43 WIB
Ilustrasi mata kedutan Shutterstock.comIlustrasi mata kedutan

Sedangkan pada kondisi glaukoma, tekanan bola mata meningkat di atas 21 mmHg.

Baca juga: 13 Makanan yang Mengandung Vitamin A Tinggi

Karena bentuk kronis glaukoma dapat merusak penglihatan sebelum tanda atau gejala terlihat, waspadalah terhadap faktor risiko penyebab glaukoma berikut:

  • Memiliki tekanan di dalam bola mata atau tekanan intraokular (TIO) yang tinggi
  • Memiliki riwayat keluarga glaukoma
  • Memiliki kondisi medis tertentu, seperti diabetes, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan anemia sel sabit
  • Memiliki kornea yang tipis di bagian tengah
  • Mengalami rabun jauh (pemakai kacamata minus)
  • Pernah mengalami cedera mata atau jenis operasi mata tertentu
  • Minum obat kortikosteroid, terutama obat tetes mata, untuk waktu yang lama
  • Berusia di atas 45 tahun
  • Bayi baru lahir dengan bentuk atau ukuran bola mata dan kornea besar (glaucoma congenital)

Baca juga: 14 Makanan yang Mengandung Vitamin C Tinggi

Gejala glaukoma

Ketidakseimbangan antara produksi cairan aqueous humor yang berlebihan atau pengeluaran yang terhambat menyebabkan terjadinya akumulasi cairan di dalam mata serta peningkatan TIO.

Peningkatan TIO yang berkesinambungan dan dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kerusakan saraf penglihatan secara perlahan dan tanpa gejala nyata sehingga tidak disadari maupun dirasakan oleh penderita.

Oleh karena itu, glaukoma kerap dijuluki juga sebagai “Si Pencuri Penglihatan”.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, terdapat beberapa gejala awal glukoma yang bisa diantisipasi atau diwaspadai.

Tanda dan gejala glaukoma berbeda-beda tergantung pada jenis dan stadium kondisi penderita.

Sebagai contoh:

Glaukoma sudut terbuka

  • Bintik buta yang tidak merata di penglihatan samping (perifer) atau pusat, sering kali di kedua mata
  • Penglihatan kabur dalam tahap lanjutan

Baca juga: 18 Makanan yang Mengandung Vitamin E Tinggi

Glaukoma sudut tertutup akut

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
IUGR
IUGR
PENYAKIT
Enteritis
Enteritis
PENYAKIT
Gastroschisis
Gastroschisis
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

Health
Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

Health
Penyakit Retina

Penyakit Retina

Penyakit
6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

Health
Bronkopneumonia

Bronkopneumonia

Penyakit
3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

Health
Ruam Popok

Ruam Popok

Penyakit
8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

Health
Gagal Ginjal Akut

Gagal Ginjal Akut

Penyakit
Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Health
Orthorexia

Orthorexia

Penyakit
4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

Health
IUGR

IUGR

Penyakit
Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.