Kompas.com - 02/11/2020, 15:02 WIB
ilustrasi sesak napas shutterstock/Twinsterphotoilustrasi sesak napas

Seorang dokter mulanya dapat mendiagnosis alergi makanan dengan melakukan tes yang aman.

Tes mungkin termasuk mempersilakan pasien untuk mengonsumsi makanan yang dicurigai memicu alergi dalam jumlah kecil.

Melakukan tes atau pemeriksaan seperti ini penting mengingat cara terbaik untuk mencegah reaksi alergi adalah dengan menghindari makanan pemicu.

Baca juga: 9 Gejala Awal Kanker Paru-paru yang Harus Diwaspadai

Tidak ada pengobatan untuk alergi makanan, tetapi para peneliti saat ini sedang melakukan uji klinis untuk mencoba mencari tahu bagaimana orang dapat membangun toleransi terhadap makanan tertentu.

Sementara itu, untuk diwaspadai, sesak napas dapat mengindikasikan reaksi alergi yang jarang, tetapi berpotensi dapat mengancam nyawa yang dikenal sebagai anafilaksis.

Orang yang mengalami anafilaksis membutuhkan perhatian medis segera.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

5 Penyebab Sesak Napas Setelah Makan yang Perlu Diwaspadai
Mengenal beragam penyebab sesak napas setelah makan baik sebagai bagian dari upaya menghindari kondisi yang tidak menyenangkan dan bisa berbahaya ini.
Bagikan artikel ini melalui

Tanda dan gejala anafilaksis di antaranya meliputi:

  • Sesak napas
  • Batuk berulang
  • Denyut nadi lemah
  • Gatal-gatal, ruam atau bengkak di kulit
  • Sesak di tenggorokan
  • Suara parau
  • kesulitan bernapas atau menelan
  • Mual, muntah, atau diare
  • Sakit perut
  • Perasaan malapetaka
  • Detak jantung cepat
  • Tekanan darah rendah
  • Pusing atau pingsan
  • Gagal jantung

Orang dengan reaksi alergi parah harus membawa EpiPen, yaitu perangkat medis yang memungkinkan orang menyuntikkan epinefrin sendiri untuk melawan reaksi alergi.

Setelah memberikan suntikan itu, seseorang harus menelepon layanan kesehatan darurat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Baca juga: Alergi: Gejala, Penyebab, Faktor Risiko, dan Cara Mengobati

2. Menghirup partikel makanan

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Sakit Perut
Sakit Perut
PENYAKIT
Perut Bunyi
Perut Bunyi
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Penyakit Liver?

Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Penyakit Liver?

Health
Mata Lelah

Mata Lelah

Penyakit
Ciri Sakit Kepala yang Mengarah pada Gejala Tumor Otak

Ciri Sakit Kepala yang Mengarah pada Gejala Tumor Otak

Health
Konjungtivis (Mata Merah)

Konjungtivis (Mata Merah)

Penyakit
15 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Kedua

15 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Kedua

Health
Osteoartritis

Osteoartritis

Penyakit
Kapan Waktu Tidur Siang yang Baik?

Kapan Waktu Tidur Siang yang Baik?

Health
Bintitan

Bintitan

Penyakit
Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19?

Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19?

Health
Glositis

Glositis

Penyakit
9 Ciri-ciri Penyakit Paru-paru, Tak Hanya Sesak Napas

9 Ciri-ciri Penyakit Paru-paru, Tak Hanya Sesak Napas

Health
Malnutrisi Energi Protein

Malnutrisi Energi Protein

Penyakit
Sakit Gusi Pantang Disepelekan, Kenali Bahayanya…

Sakit Gusi Pantang Disepelekan, Kenali Bahayanya…

Health
Bau Mulut

Bau Mulut

Penyakit
8 Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih

8 Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.