Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/11/2020, 10:35 WIB

KOMPAS.com - Banyak orang pernah mengalami pusing sebelum makan.

Glukosa darah yang rendah bisa membuat seseorang merasa pusing atau kelelahan, apalagi jika belum makan dalam waktu yang lama.

Sementara, pusing setelah makan jarang terjadi, tetapi gangguan ini tetap saja bisa menyerang.

Baca juga: 12 Makanan yang Baik untuk Pencernaan

Beberapa kondisi medis dan kepekaan terhadap makanan dapat memicu pusing setelah makan.

Dokter terkadang menyebut pusing setelah makan sebagai vertigo postprandial.

Ada beberapa teknik yang dapat digunakan orang untuk meminimalkan gejala ini.

Berikut ini adalah beragam penyebab pusing setelah makan dan cara mencegahnya:

1. Hipotensi postprandial

Melansir Health Line, hipotensi postprandial adalah penurunan tekanan darah setelah makan.

Kondisi ini disebabkan oleh peningkatan aliran darah ke perut dan usus, yang membuat aliran darah menjauh dari bagian tubuh lainnya.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+