Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/11/2020, 12:04 WIB
Ariska Puspita Anggraini

Penulis

KOMPAS.com - Sakit kepala bisa saja terjadi di luar kondisi medis. Salah satu contohnya adalah sakit kepala tegang atau tension headche yang terjadi akibat kombinasi stres, aktivitas berulang, dan postur tubuh yang buruk.

Sakit kepala semacam ini biasanya muncul dengan sensasi nyeri di kedua sisi kepala. Terkadang, sakit kepala juga bisa menjalar di sekitar tengkuk, pundak, dan area mata.

Menurut chiropractor Andrew Bang, ada banyak cara mudah untuk mencegah atau meredakan sakit kepala tegang.

"Anda tidak perlu ke ahli terapi fisik, terapis pijat, atau ahli tulang," ucap dia.

Baca juga: 5 Makanan Cegah Risiko Kanker Prostat, Pria Wajib Tahu

Cara mengatasi

Stres juga bisa memicu sakit kepala. Ketika ditambah dnegan aktivitas berulang dan postur tubuh yang buruk, rasa sakit yang terjadi akan semakin parah dan bisa menjalar ke seluruh area kepala.

Berikut berbagai aktivitas yang bisa memicu sakit kepala tegang"

  • penggunaan ponsel berlebihan
  • bekerja di balik meja dalam waktu lama
  • mengemudi tanpa istirahat
  • bermain video game dalam waktu lama
  • tidur tengkurap.

"Aktivitas tersebut bisa meregangkan dan melemahkan otot di bagian belakang leher yang memicu sakit kepala," ucap Bang.

Selain itu, aktivitas berulang dan postur tubuh yang buruk bisa membuatotot bekerja terllau keras dan menyebabkan rasa sakit hingga tegang.

Untuk mengatasinya, kita bisa melakukan hal berikut:

1. Minimalisir stres

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com