Kompas.com - 09/05/2021, 12:02 WIB

Dengan demikian, kekurangan protein bisa sangat berbahaya bagi anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan. 

Faktanya, stunting adalah tanda paling umum dari malnutrisi pada masa kanak-kanak.

Beberapa studi telah menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara asupan protein rendah dan gangguan pertumbuhan.

Baca juga: 14 Makanan yang Mengandung Vitamin C Tinggi

10. Rentan terkena infeksi

Kekurangan protein juga dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Akibatnya, tubuh menjadi lebih rentan terkena infeksi. 

Rentang terkena infeksi dan keparahan infeksi bisa menjadi gejala kekurangan protein yang parah.

Asupan protein yang sedikit saja bahkan dapat merusak fungsi kekebalan.

Sebuah penelitian kecil pada wanita lansia menunjukkan bahwa menjalani diet rendah protein selama sembilan minggu secara signifikan dapat mengurangi respons kekebalan mereka.

11. Nafsu makan dan asupan kalori lebih besar

Ketika asupan protein Anda tidak tercukupi, tubuh Anda akan mencoba memulihkan status protein Anda dengan meningkatkan nafsu makan, mendorong Anda untuk mencari sesuatu untuk dimakan.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.