Kompas.com - 21/06/2021, 15:05 WIB

1. Hepatitis

Hepatitis adalah infeksi virus pada lever kita. Infeksi ini dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan hati, sehingga sulit bagi lever kita untuk berfungsi sebagaimana mestinya.

Semua jenis hepatitis dapat menular, tetapi kita dapat mengurangi risiko dengan mendapatkan vaksinasi untuk jenis hepatitis A dan hepatitis B.

Pengurangan risiko tertular dan menularkan hepatitis juga bisa dilakukan mengambil langkah pencegahan lainnya, termasuk melakukan seks aman dan tidak berbagi jarum suntik.

Baca juga: 7 Jenis Hepatitis yang Perlu Diwaspadai

Berikut ini adalah lima jenis hepatitis yang bisa kita alami:

  • Hepatitis A biasanya menyebar melalui kontak dengan makanan atau air yang terkontaminasi. Gejala dapat hilang tanpa pengobatan, tetapi pemulihan dapat memakan waktu hingga berminggu-minggu.
  • Hepatitis B bisa akut (jangka pendek) atau kronis (jangka panjang). Ini menyebar melalui cairan tubuh, seperti darah dan air mani. Meskipun hepatitis B dapat diobati, tidak ada obat untuk itu. Perawatan dini adalah kunci untuk menghindari komplikasi, jadi sebaiknya lakukan pemeriksaan rutin jika kita berisiko.
  • Hepatitis C juga bisa akut atau kronis. Jenis hepatitis ini sering menyebar melalui kontak dengan darah dari seseorang dengan hepatitis C. Meskipun sering tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, dapat menyebabkan kerusakan hati permanen pada tahap selanjutnya.
  • Hepatitis D adalah bentuk hepatitis serius yang hanya berkembang pada orang dengan hepatitis B atau tidak dapat menular dengan sendirinya. Hepatitis D juga akut atau kronis.
  • Hepatitis E biasanya disebabkan oleh minum air yang terkontaminasi. Umumnya, itu hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu tanpa komplikasi yang bertahan lama.

2. Penyakit fatty lever

Penumpukan lemak di hati dapat menyebabkan penyakit fatty lever atau perlemakan hati.

Baca juga: 13 Gejala Perlemakan Hati yang Perlu Diwaspadai

Ada dua jenis penyakit perlemakan hati yang dapat terjadi, yakni:

  • Penyakit perlemakan hati alkoholik yang disebabkan oleh konsumsi alkohol berlebih (terlalu sering)
  • Penyakit perlemakan hati nonalkohol yang disebabkan oleh faktor lain yang masih coba dipahami oleh para ahli

Jika tidak dikelola, kedua jenis penyakit fatty lever dapat menyebabkan kerusakan lever, yang menyebabkan sirosis dan gagal hati.

Diet dan perubahan gaya hidup lainnya sering kali dapat memperbaiki gejala dan mengurangi risiko komplikasi penyakit perlemakan hati.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.