Kompas.com - 26/06/2021, 13:31 WIB

Meski demikian, sampai saat ini belum diketahui bagaimana bayi tertular virus SARS-CoV-2 tersebut.

Para ahli belum mengetahui apakah bayi tertular virus sebelum, selama, atau setelah melahirkan.

Ketika diteliti, dalam air ketuban wanita hamil yang positif Covid-19 tidak ditemukan virus SARS-CoV-2.

Jadi, kemungkinan bayi terkena Covid-19 setelah lahir.

Sebagian besar bayi baru lahir yang dites positif Covid-19 memiliki gejala ringan atau tanpa gejala dan sembuh.

Namun, ada beberapa laporan bayi baru lahir dengan penyakit Covid-19 yang parah.

Untuk mengurangi risiko bayi tertular, setelah melahirkan, sebaiknya ibu dirawat terpisah dengan bayi.

Baca juga: Memahami Kaitan Diabetes dan Covid-19

Meski demikian, ibu masih bisa memberikan air susu ibu (ASI) kepada bayi mereka.

Ibu tidak perlu takut bayi akan tertular Covid-19 karena SARS-CoV-2 tidak ada dalam ASI.

Ada beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan ibu menyusui dengan Covid-19.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.