Kompas.com - 22/08/2021, 15:02 WIB

Infeksi ini juga mungkin disebabkan oleh bakteri yang sangat resisten terhadap pengobatan.

Gejala infeksi saluran kemih, termasuk:

  • Sering buang air kecil
  • Nyeri atau rasa terbakar saat buang air kecil
  • Urine kemerahan atau keruh

Wanita mungkin mengalami sensasi tekanan di atas tulang kemaluan.

Baca juga: 11 Penyebab Diabetes Tipe 2 yang Perlu Diwaspadai

Sementara, pria mungkin merasakan kepenuhan di rektum.

Jika ginjal terlibat, gejala tambahan dapat terjadi, termasuk mual, nyeri punggung atau samping, dan demam.

Neuropati otonom dapat berperan dalam infeksi saluran kemih yang terkait dengan diabetes.

Seperti yang dijelaskan oleh American Diabetes Association (ADA), "Kelumpuhan kandung kemih adalah gejala umum dari jenis neuropati ini. Ketika ini terjadi, saraf kandung kemih tidak lagi merespons tekanan secara normal karena kandung kemih terisi dengan urine. Akibatnya, urine tetap berada di kandung kemih, menyebabkan infeksi saluran kemih".

Kadar gula darah yang tinggi juga dapat menciptakan tempat berkembang biak yang subur bagi bakteri dan menyebabkan infeksi saluran kemih. Untuk menyembuhkan infeksi saluran kemih, antibiotik biasanya diperlukan.

Baca juga: 6 Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih yang Bisa Mengancam Nyawa

3. Disfungsi seksual

Dilansir dari Medical News Today, saluran kemih terkait erat dengan organ serta struktur yang mendukung kinerja dan hasrat seksual.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.