Kompas.com - 08/04/2022, 03:00 WIB

KOMPAS.com - Jika perut terasa penuh, kencang, dan tidak nyaman, mungkin Anda mengalami kembung yang bisa diakibatkan karena mengkonsumsi beberapa makanan dan minuman tertentu.

Mengutip Cleveland Clinic, kembung umum terjadi karena kondisi medis, seperti:

  • Sembelit
  • Obstruksi usus
  • Sindrom iritasi usus besar (IBS)

Namun selain itu, perut kembung juga biasa diakibatkan oleh makanan yang sulit diterima tubuh.

Makanan apa saja yang bisa menjadi penyebab perut kembung? Berikut ulasannya:

Baca juga: 10 Cara Mengatasi Perut Kembung Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

1. Polong-polongan

Mengutip Healthline, polong-polongan umumnya kaya protein, serat, vitamin, dan mineral.

Namun, sebagian mengandung gula yang disebut alfa-galaktosida, yang termasuk dalam kelompok karbohidrat FODMAP.

Gejala sembelit penting dikenali untuk mendukung upaya diagnosis dini dan pengobatan sesegera mungkin gangguan pencernaan ini.

FODMAP merupakan sekumpulan karbohidrat rantai pendek yang kurang baik diserap di usus kecil yang kemudian difermentasikan oleh bakteri.

Gas kemudian menjadi produk sampingan dari proses mencerna polong-polongan.

Namun, untuk individu dengan sindrom iritasi usus besar, jenis gas lain terbentuk selama proses fermentasi.

Hal tersebut yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan besar, dengan gejala perut kembung disertai kram dan diare.

Beberapa polong-polongan lebih mudah dicerna sistem pencernaan, seperti kacang pinto dan kacang hitam, terutama setelah direndam.

Anda juga bisa mengganti dengan biji-bijian, daging, atau quinoa.

Baca juga: Cara Mencegah Perut Kembung selama Kehamilan

2. Lentil

Mengutip Healthline, lentil merupakan salah satu jenis kacang yang kaya serat.

Seperti polong-polongan, lentil juga mengandung FODMAP yang dapat menyebabkan perut kembung.

Namun, merendam lentil sebelum memakannya dapat membuat sistem pencernaan kita lebih mudah mencernanya.

3. Minuman berkarbonasi

Mengutip Healthline, minuman berkarbonasi adalah penyebab lain yang sangat umum dari perut kembung.

Minuman ini mengandung gas dalam bentuk karbon dioksida dengan jumlah tinggi.

Beberapa gas terperangkap dalam sistem pencernaan, yang sesaat dapat menyebabkan perut kembung yang tidak nyaman dan bahkan kram.

Alternatif sehat dari minuman berkarbonasi ini adalah air putih. ermasuk kopi , teh, dan air minum rasa buah.

Baca juga: Cara Mengatasi Perut Kembung pada Bayi

4. Gandum

Gandum merupakan bahan dari sebagian besar makanan, seperti roti, pasta, tortilla, pizza, serta makanan yang dipanggang, seperti kue, biskuit, panekuk, dan wafel.

Di mana mengutip Healthline, mengandung protein yang disebut gluten.

Untuk orang dengan penyakit celiac atau sensitivitas gluten, gandum menyebabkan masalah pencernaan utama, yang meliputi:

Gandum juga merupakan sumber utama FODMAP, yang dapat menyebabkan masalah pencernaan pada banyak orang.

5. Brokoli dan sayuran cruciferous lainnya

Mengutip Healthline, sayuran cruciferous adalah keluarga sayuran persilangan, seperti:

  • Brokoli
  • Kembang kol
  • Kol
  • Kubis brussel.

Jenis sayuran ini sangat sehat karena mengandung:

  • Serta Vitamin C
  • Vitamin K
  • Zat besi
  • Potasium

Namun, jenis sayuran ini juga mengandung FODMAP. Sehingga dapat menyebabkan perut kembung pada beberapa orang.

Proses pemasakan dapat membuatnya lebih mudah dicerna.

Baca juga: 5 Cara Atasi Perut Kembung

6. Bawang bombai dan bawang merah

Mengutip Healthline, bawang bombai dan bawang merah adalah sayuran umbi-umbian dengan rasa yang unik dan kuat.

Mereka jarang dimakan utuh, tetapi populer menjadi bumbu masakan.

Meskipun biasanya dimakan dalam jumlah kecil, bawang bombai dan bawang merah adalah salah satu sumber makanan utama fruktan.

Fruktan adalah serat larut yang dapat menyebabkan perut kembung.

Selain itu, beberapa orang sensitif atau tidak toleran terhadap senyawa lain dalam bawang, terutama bawang mentah.

Oleh karena itu, bawang bombai dan bawang merah dikenal sebagai penyebab kembung dan ketidaknyamanan pencernaan lainnya.

Memasak bawang bombai dan bawang merah dapat mengurangi efek masalah pencernaan ini.

7. Jelai

Mengutip Healthline, jelai adalah biji-bijian sereal yang umum dikonsumsi.

Jelai sangat bergizi karena kaya serat dan mengandung vitamin dan mineral dalam jumlah tinggi, seperti:

  • Molibdenum
  • Mangan
  • Selenium.

Kandungan seratnya yang tinggi, jelai gandum utuh dapat menyebabkan perut kembung pada individu yang tidak terbiasa makan banyak serat.

Selain itu, jelai mengandung gluten, yang dapat menyebabkan masalah bagi orang yang tidak toleran terhadap gluten.

Baca juga: Waspadai, 5 Hal Pemicu Perut Kembung

8. Gandung hitam

Mengutip Healthline, gandum hitam adalah satu makanan yang mengandung bergizi, seperti

  • Serat
  • Mangan
  • Fosfor
  • Tembaga
  • Vitamin B.

Namun, gandum hitam juga mengandung gluten, protein yang banyak orang sensitif atau tidak toleran.

Karena kandungan serat dan glutennya yang tinggi, gandum hitam bisa menjadi penyebab utama perut kembung pada individu yang sensitif.

9. Produk Susu

Mengutip Healthline, susu sangat bergizi, sumber protein dan kalsium yang sangat baik.

Namun, sekitar 75 persen populasi dunia tidak dapat memecah laktosa, gula yang ditemukan dalam susu. Kondisi tersebut dikenal sebagai intoleransi laktosa.

Bagi orang yang tidak toleran laktosa, mengkonsumsi produk susu dapat menyebabkan masalah pencernaan yang besar, di mana gejalanya meliputi:

  • Perut kembung
  • Gas
  • Kram
  • Diare.

Baca juga: 4 Cara Atasi Perut Kembung karena Masuk Angin

10. Apel

Mengutip Healthline, apel tinggi serat, vitamin C, antioksidan, dan telah dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan.

Namun, apel juga diketahui menyebabkan perut kembung dan masalah pencernaan lainnya bagi sebagian orang.

Penyebabnya adalah fruktosa (yang merupakan FODMAP) dan kandungan serat yang tinggi.
Fruktosa dan serat keduanya dapat difermentasi di usus besar. Sehingga, dapat menyebabkan gas dan kembung.

Apel yang dimasak mungkin lebih mudah dicerna dari pada yang segar dan dapat mengurnagi efek perut kembung.

11. Bawang Putih

Mengutip Healthline, seperti bawang merah dan bawang bombai, bawang putih mengandung fruktan, yaitu FODMAP yang dapat menyebabkan perut kembung.

Alergi atau intoleransi terhadap senyawa lain yang ditemukan dalam bawang putih juga cukup umum, dengan gejala seperti perut kembung, bersendawa, dan gas.

Namun, memasak bawang putih dapat mengurangi efek tersebut.

Baca juga: Perut Kembung

12. Gula alkohol

Mengutip Healthline, gula alkohol digunakan untuk menggantikan gula dalam makanan bebas gula dan permen karet.

Jenis umum gula alkohol termasuk:

  • Xylitol
  • Sorbitol
  • Manitol.

Gula alkohol juga merupakan FODMAP. Sehingga, cenderung menyebabkan masalah pencernaan.

Mengkonsumsi gula alkohol dalam jumlah tinggi dapat menyebabkan masalah pencernaan, seperti perut kembung, gas, dan diare.

13. Bir

Mengutip Healthline, bir adalah minuman berkarbonasi yang terbuat dari sumber karbohidrat yang dapat difermentasi seperti jelai, jagung, gandum dan beras, bersama dengan beberapa ragi dan air.

Karbon dioksida dan karbohidrat dalam bir yang dapat difermentasi tubuh, menjadi penyebab yang terkenal dari perut kembung.

Baca juga: 7 Makanan Pereda Kembung

Cara meredakan kembung

Mengutip Cleveland Clinic, rasa kembung dalam perut dapat diredakan dengan beberapa cara ala rumahan sebagai berikut:

  • Minum teh herbal: termasuk peppermint, chamomile, jahe, kunyit, dan adas dapat membantu pencernaan serta membantu proses gas keluar. Teh dandelion dapat membantu meredakan retensi air.
  • Minum kapsul minyak peppermint: yang merupakan antispasmodik alami. Itu berarti mereka membantu otot-otot usus Anda rileks. Ini dapat membantu Anda mengeluarkan kotoran dan gas yang terperangkap, terutama jika masalah Anda berasal dari masalah motilitas.
  • Minum antasida: telah terbukti meredakan peradangan di saluran pencernaan dan membantu mengeluarkan gas lebih mudah.
  • Suplemen magnesium: membantu menetralkan asam lambung dan mengendurkan otot usus. Magnesium memiliki efek pencahar alami, yang dapat membantu dari waktu ke waktu, tetapi dapat membentuk ketergentungan jika Anda menggunakannya terlalu sering.
  • Minuman probiotik: membantu melengkapi atau menyeimbangkan kembali bakteri usus Anda. Beberapa akan membantu Anda mencerna makanan lebih baik sejak awal, dan yang lain benar-benar dapat membantu menyerap kelebihan gas. Anda mungkin harus meminumnya secara konsisten selama beberapa hari atau minggu untuk benar-benar melihat perbedaannya.

Baca juga: Kenapa Saat Haid Perut Rentan Sakit, Kembung, dan Sering Kentut?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.