Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 19/09/2021, 16:00 WIB
Luthfi Maulana Adhari,
Resa Eka Ayu Sartika

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Lepuh, yang juga disebut vesikel oleh dalam dunia medis, adalah bagian kulit yang terangkat dan berisi cairan.

Gelembung lepuh terbentuk dari epidermis yang bertujuan untuk melindungi lapisan di bawahnya.

Lepuh dapat diisi dengan serum, plasma, darah, atau nanah tergantung pada bagaimana dan di mana mereka terbentuk.

Kondisi kulit melepuh bisa menjadi gejala dari beberapa penyakit.

Baca juga: 9 Cara Mengatasi Kulit Kering Mengelupas

Penyebab

Lepuh sering terjadi ketika ada gesekan atau tekanan pada jaringan kulit.

Melansir Medlineplus, penyebab lain dari kulit melepuh antara lain:

  • Luka bakar
  • Terbakar sinar matahari
  • Radang dingin
  • Eksim
  • Reaksi alergi
  • Penyakit autoimun seperti pemfigus
  • Epidermolisis bulosa, penyakit yang menyebabkan kulit menjadi rapuh
  • Infeksi virus seperti varicella zoster (yang menyebabkan cacar air dan herpes zoster) dan herpes simpleks
  • Infeksi kulit seperti impetigo

Komplikasi

Lepuh yang terinfeksi akan berisi nanah kuning atau hijau dengan gejala seperti terasa sakit, merah, dan panas.

Kulit melepuh yang terinfeksi dapat menyebabkan impetigo sekunder (infeksi bakteri menular pada kulit) dan komplikasi lebih lanjut, seperti selulitis atau sepsis.

Baca juga: 10 Masalah Kulit yang Sering Dialami Penderita Diabetes

Perawatan

Lepuh biasanya akan sembuh dengan sendirinya. Kulit di atas lepuh membantu mencegah infeksi.

Seseorang bisa membalut luka agar tetap bersih. Pastikan tidak ada lagi gesekan atau masalah lain pada lepuh.

Diagnosis

Segera hubungi penyedia layanan kesehatan jika merasakan:

  • Lepuh terlihat terinfeksi - jika mengeluarkan nanah, atau area di sekitar lepuh berwarna merah, bengkak, hangat, atau sangat nyeri
  • Demam
  • Memiliki beberapa lepuh, terutama jika tidak tahu apa yang menyebabkannya
  • Memiliki masalah kesehatan seperti masalah sirkulasi atau diabetes.

Pencegahan

Merangkum Healthline, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah kulit melepuh dengan menghindari gesekan, yakni:

  • Selalu kenakan sepatu yang nyaman dan pas.
  • Jika akan berjalan untuk waktu yang lama, gunakan kaus kaki yang empuk untuk mengurangi gesekan.
  • Saat berjalan dan merasakan lepuh mulai terbentuk. Hentikan dan lindungi area kulit dengan perban untuk mencegah gesekan lebih lanjut.

Baca juga: Penyebab Herpes Kulit dan Cara Mengobatinya

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Terkini Lainnya
356 Ribu Kasus HIV Ditemukan, Kemenkes Fokus Capai Target Penanganan hingga 2030
356 Ribu Kasus HIV Ditemukan, Kemenkes Fokus Capai Target Penanganan hingga 2030
Health
Kylian Mbappe Keluar Rumah Sakit Setelah Alami Gastroenteritis Akut
Kylian Mbappe Keluar Rumah Sakit Setelah Alami Gastroenteritis Akut
Health
Terapi Pengapuran Lutut Bukan Sekadar Obat, Tapi Gaya Hidup dan Fisioterapi
Terapi Pengapuran Lutut Bukan Sekadar Obat, Tapi Gaya Hidup dan Fisioterapi
Health
Dokter Ortopedi: Pengapuran Lutut Tak Bisa Disembuhkan, Tapi Bisa Diperlambat
Dokter Ortopedi: Pengapuran Lutut Tak Bisa Disembuhkan, Tapi Bisa Diperlambat
Health
Dokter: Obat Pengapuran Lutut Hanya Mengurangi Gejala, Tak Hentikan Kerusakan Sendi
Dokter: Obat Pengapuran Lutut Hanya Mengurangi Gejala, Tak Hentikan Kerusakan Sendi
Health
Gastroenteritis Akut yang Dialami Kylian Mbappe Apa Gejalanya?
Gastroenteritis Akut yang Dialami Kylian Mbappe Apa Gejalanya?
Health
Dokter: Operasi Pengapuran Lutut Jadi Jalan Terakhir saat Nyeri Tak Tertahankan
Dokter: Operasi Pengapuran Lutut Jadi Jalan Terakhir saat Nyeri Tak Tertahankan
Health
Banyak Makan dan Pakai Hak Tinggi Bisa Percepat Pengapuran Lutut, Ini Kata Dokter
Banyak Makan dan Pakai Hak Tinggi Bisa Percepat Pengapuran Lutut, Ini Kata Dokter
Health
Dokter: Waspadai Nyeri dan Bunyi di Lutut, Bisa Jadi Gejala Pengapuran Sendi
Dokter: Waspadai Nyeri dan Bunyi di Lutut, Bisa Jadi Gejala Pengapuran Sendi
Health
Kylian Mbappe Sakit Gastroenteritis, Apakah Itu Berbahaya?
Kylian Mbappe Sakit Gastroenteritis, Apakah Itu Berbahaya?
Health
Dokter Ungkap Penyebab Pengapuran Sendi Lutut: Penuaan, Cedera, dan Gaya Hidup Buruk
Dokter Ungkap Penyebab Pengapuran Sendi Lutut: Penuaan, Cedera, dan Gaya Hidup Buruk
Health
Pengapuran Lutut Tidak Bisa Disembuhkan, Tapi Bisa Dikendalikan Sebelum Memburuk
Pengapuran Lutut Tidak Bisa Disembuhkan, Tapi Bisa Dikendalikan Sebelum Memburuk
Health
Jangan Tunggu Harus Operasi, Ini Cara Mengobati Pengapuran Lutut Sejak Dini
Jangan Tunggu Harus Operasi, Ini Cara Mengobati Pengapuran Lutut Sejak Dini
Health
Kylian Mbappe Sakit Dilarikan ke RS karena Gangguan Lambung Gastroenteritis, Penyakit Apa Itu?
Kylian Mbappe Sakit Dilarikan ke RS karena Gangguan Lambung Gastroenteritis, Penyakit Apa Itu?
Health
Kylian Mbappe Sakit Gangguan Lambung Dilarikan ke RS Amerika Serikat
Kylian Mbappe Sakit Gangguan Lambung Dilarikan ke RS Amerika Serikat
Health
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau