Kompas.com - 26/11/2021, 09:00 WIB
Ilustrasi sinusitis Ilustrasi sinusitis

KOMPAS.com - Sinusitis adalah kondisi umum yang didefinisikan sebagai infeksi hidung atau peradangan pada sinus paranasal.

Meskipun tidak nyaman dan menyakitkan, sinusitis dapat pulih tanpa bantuan medis.

Namun, Anda tetap harus berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala sinusitis yang parah dan berkelanjutan.

Baca juga: Punya Gejala Mirip, Ini Beda Sakit Kepala Akibat Migrain dan Sinusitis

Jenis

Sinusitis dapat terjadi secara akut atau kronis akibat virus, bakteri, jamur, alergi, dan reaksi autoimun.

Melansir Healthline, berikut jenis-jenis sinusitis berdasarkan tingkat keparahannya, yaitu:

  • Sinusitis akut, memiliki durasi terpendek yaitu gejala selama 1-4 minggu yang disebabkan oleh Infeksi virus, bakteri, atau alergi musiman
  • Sinusitis subakut, gejala dapat berlangsung hingga 3 bulan yang umumnya terjadi dengan infeksi bakteri atau alergi musiman
  • Sinusitis kronis, gejala berlangsung lebih dari 3 bulan yang terjadi akibat infeksi bakteri, alergi persisten atau masalah struktural hidung. 

Faktor risiko

Siapa saja dapat mengalami sinusitis atau infeksi sinus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, menurut Healthline, kondisi medis dan faktor risiko tertentu lainnya dapat meningkatkan peluang Anda untuk mengembangkannya, seperti:

  • Septum hidung yang menyimpang yaitu antara lubang hidung kanan dan kiri Anda bergeser secara tidak merata ke satu sisi
  • Pertumbuhan tulang di hidung
  • Polip hidung, pertumbuhan non-kanker di hidung
  • Riwayat alergi
  • Sistem kekebalan tubuh lemah
  • Merokok
  • Infeksi saluran pernapasan
  • Cystic fibrosis, suatu kondisi yang menyebabkan lendir kental menumpuk di paru-paru
  • Infeksi gigi
  • Perjalanan pesawat dapat membuat Anda terpapar kuman dengan konsentrasi tinggi.

Baca juga: Sinusitis: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Gejala

Gejala akan tergantung pada berapa lama sinusitis berlangsung dan tingkat keparahan gejalanya.

Melansir Medical News Today, gejala sinusitis dapat termasuk:

  • Keluarnya cairan dari hidung yang mungkin berwarna hijau atau kuning
  • Terasa ada lendir yang mengalir di bagian belakang tenggorokan
  • Nyeri wajah
  • Hidung tersumbat atau meler
  • Sakit tenggorokan
  • Batuk
  • Bau mulut
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Berkurangnya kemampuan indera penciuman dan perasa
  • Nyeri dan bengkak di sekitar mata, hidung, pipi, dan dahi
  • Sakit gigi.

Diagnosis

Segera temui dokter jika mengalami gejala sebagai berikut:

  • Bertahan lebih dari 10 hari tanpa membaik
  • Gejala yang tidak hilang dengan obat bebas (OTC)
  • Perubahan penglihatan atau pembengkakan di sekitar mata
  • Gejala yang semakin memburuk setelah membaik beberapa waktu
  • Demam yang berlangsung lebih lama dari 3-4 hari atau dengan suhu tinggi.

Baca juga: Punya Gejala Mirip, Begini Cara Membedakan Sinusitis dan Pilek Biasa

Berdasarkan Medical New Today, diagnosis sinusitis dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  • Diskusi mengenai gejala
  • Melakukan pemeriksaan fisik
  • Menggunakan endoskop untuk melihat ke dalam saluran hidung
  • MRI atau CT scan untuk memeriksa masalah struktural
  • Tes alergi untuk mengidentifikasi kemungkinan pemicu.

Jika gejalanya menetap, kemungkinan Anda perlu menemui spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan untuk pemeriksaan lebih mendalam.

Perawatan

Dilansir dari Medical News Today, perawatan sinusitis dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

Perawatan medis

  • Resep antibiotik jika sinusitis diakibatkan oleh infeksi bakteri dan virus
  • Operasi dilakukan jika jika sinusitis kronis tidak membaik dengan jenis perawatan lainnya untuk membersihkan sinus, memperbaiki septum yang menyimpang, atau menghilangkan polip.

Baca juga: 7 Gejala Sinusitis dan Penyebabnya

Perawatan rumahan

  • Istirahat yang cukup dengan kepala dan bahu terangkat di atas bantal
  • Bilas dan bersihkan saluran hidung dengan air garam atau larutan garam
  • Kompres bagian wajah dan dahi Anda dengan handuk hangat untuk mengurangi rasa sakit akibat tekanan sinus
  • Minum air dan jus agar tetap terhidrasi dan membantu mengencerkan lendir, meredakan sakit kepala atau tekanan di dahi dan pipi
  • Mengonsumsi obat pereda nyeri seperti ibuprofen
  • Menghirup uap dengan meletakkan handuk hangat dan lembab di wajah atau hirup uap dari semangkuk air panas yang mengandung beberapa tetes minyak kayu putih
  • Kortikosteroid hidung yang dijual bebas yaitu jenis semprotan hidung yang dapat mengurangi peradangan hidung dan sinus.

Pencegahan

Sinusitis dapat berkembang setelah pilek, flu, atau reaksi alergi.

Oleh karena itu, menurut Healthline, terdapat langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko sinusitis seperti:

  • Dapatkan suntikan vaksin flu setiap tahun
  • Menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang
  • Cuci tangan secara teratur
  • Batasi paparan terhadap asap, bahan kimia, serbuk sari, dan alergen atau iritan lainnya
  • Minum obat antihistamin untuk mengobati alergi dan pilek
  • Hindari kontak dengan orang lain yang memiliki infeksi pernapasan aktif, seperti pilek atau flu.

Baca juga: 3 Cara Mengobati Sinusitis Sesuai Kondisi Penyakit

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Iskemia
Iskemia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

Health
Penyakit WIlson

Penyakit WIlson

Penyakit
10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

Health
Giardiasis

Giardiasis

Penyakit
Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Health
Baby Bottle Tooth Decay

Baby Bottle Tooth Decay

Penyakit
7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Health
Aerophobia

Aerophobia

Penyakit
5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

Health
Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

Health
Penyakit Retina

Penyakit Retina

Penyakit
6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

Health
Bronkopneumonia

Bronkopneumonia

Penyakit
3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.