Kompas.com - 26/12/2021, 21:00 WIB

KOMPAS.com - Polip rahim terjadi ketika terdapat pertumbuhan berlebih sel-sel yang menempel pada dinding bagian dalam rahim dan meluas ke dalam rongga rahim.

Kondisi ini umumnya tidak bersifat kanker, namun beberapa polip pada rahim juga dapat bersifat atau akhirnya berubah menjadi kanker.

Baca juga: Mengenal Pap Smear, Pemeriksaan Penting untuk Deteksi Kanker Rahim

Penyebab 

Melansir Mayo Clinic, polip rahim sensitif terhadap estrogen yang artinya polip tumbuh sebagai respon terhadap estrogen yang bersirkulasi.

Berikut beberapa faktor risiko untuk mengembangkan polip rahim meliputi:

  • Perimenopause atau Pascamenopause
  • Memiliki tekanan darah tinggi
  • Obesitas atau kelebihan berat badan
  • Menerima terapi obat untuk kanker payudara

Komplikasi 

Polip rahim mungkin berhubungan dengan infertilitas. Oleh karena itu, kondisi ini dapat menghasilkan komplikasi seperti kesulitan untuk hamil atau tidak dapat memiliki keturunan.

Gejala 

Berdasarkan Mayo Clinic, tanda dan gejala polip rahim antara lain:

  • Pendarahan menstruasi yang tidak teratur
  • Pendarahan di antara periode menstruasi
  • Periode menstruasi yang terlalu berat
  • Pendarahan vagina setelah menopause
  • Infertilitas

Baca juga: Fibroid Rahim

Selain itu, pada beberapa wanita polip rahim juga dapat ditandai dengan pendarahan ringan atau bercak lainnya tanpa gejala.

Diagnosis 

Berdasarkan Mayo Clinic, diagnosis polip rahim dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  • USG transvaginal, mengidentifikasi polip rahim sebagai area jaringan endometrium yang menebal
  • Histeroskopi, memeriksa bagian dalam rahim
  • Biopsi endometrium, mengumpulkan spesimen untuk pengujian laboratorium

Perlu diketahui bahwa beberapa perubahan terkait pra-kanker atau kanker rahim dapat muncul sebagai polip rahim.

Oleh karena itu, dokter kemungkinan akan merekomendasikan pengangkatan polip dan melakukan analisis laboratorium pada sampel jaringan untuk memastikan Anda tidak menderita kanker rahim.

Perawatan 

Berikut beberapa pilihan perawatan untuk mengatasi polip rahim, yaitu:

  • Melakukan pemantauan rutin jika terdapat polip kecil tanpa gejala yang dapat sembuh dengan sendirinya dan tidak memiliki risiko kanker
  • Resep obat hormonal tertentu yang dapat mengurangi gejala
  • Operasi untuk mengangkat polip dari rahim

Jika polip rahim mengandung sel kanker, dokter akan berbicara dengan Anda tentang langkah selanjutnya dalam evaluasi dan pengobatan.

Baca juga: Kenali Berbagai Penyebab Kista di Rahim

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.