Kompas.com - 21/01/2022, 07:00 WIB

KOMPAS.com - Hipersalivasi atau dikenal sebagai ptyalism adalah kondisi ketika Anda memiliki terlalu banyak air liur di mulut.

Tergantung pada penyebabnya, hipersalivasi dapat bersifat sementara atau kronis.

Baca juga: 13 Penyebab Air Liur Meningkat yang Perlu Diwaspadai

Penyebab

Berdasarkan Healthline, berikut beberapa penyebab hipersalivasi:

Hipersalivasi sementara

  • Gigi berlubang
  • Infeksi
  • Refluks gastroesophageal
  • Kehamilan
  • Obat penenang dan antikonvulsan tertentu
  • Paparan racun seperti merkuri.

Dalam kasus ini, hipersalivasi biasanya hilang setelah mengobati kondisi yang mendasarinya.

Hipersalivasi konstan

Dipengaruhi oleh kondisi kesehatan kronis terkait dengan kontrol otot dan kemampuan Anda untuk menelan. Hal ini dapat diakibatkan oleh:

  • Maloklusi
  • Lidah membesar
  • Cacat intelektual
  • Palsi serebral
  • Kelumpuhan saraf wajah
  • Penyakit Parkinson
  • Stroke.

Gejala

Berdasarkan Medical News Today, gejala hipersalivasi termasuk:

  • Air liur
  • Meludah
  • Menelan berlebihan
  • Bibir pecah-pecah
  • Kerusakan pada kulit di sekitar mulut
  • Infeksi kulit di sekitar mulut
  • Bau mulut
  • Dehidrasi
  • Gangguan bicara
  • Radang paru-paru
  • Indera perasa yang buruk.

Baca juga: 7 Penyebab Air Liur Terasa Pahit dan Cara Mengatasinya

Diagnosis

Menurut Healthline, diagnosis hipersalivasi dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  • Diskusi terkait gejala dan riwayat kesehatan
  • Pemeriksaan bagian dalam mulut untuk mendeteksi pembengkakan, pendarahan, peradangan, dan bau busuk
  • Penggunaan sistem skala untuk menilai tingkat keparahan.

Perawatan

Rencana perawatan Anda akan bervariasi tergantung pada penyebab yang mendasarinya.

Dilansir dari Healthline, perawatan hipersalivasi meliputi:

Perawatan rumahan

  • Menyikat gigi secara teratur
  • Penggunaan obat kumur berbasis alkohol.

Perawatan medis

  • Resep obat-obatan tertentu yang dapat membantu mengurangi produksi air liur
  • Rekomendasi suntikan jika hipersalivasi Anda konstan untuk melumpuhkan saraf dan otot dan mencegah kelenjar memproduksi air liur
  • Pembedahan pada kelenjar ludah utama
  • Terapi radiasi pada kelenjar ludah utama.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.