Kompas.com - 24/01/2022, 19:00 WIB

KOMPAS.com - Hampir semua pria selalu terpesona dengan wanita yang menarik dan cantik.

Namun, bagi sebagian orang melihat dan berada di sekitar wanita cantik merupakan sebuah ketakutan yang dapat memicu serangan panik.

Kondisi ini disebut venustraphobia, yaitu bentuk phobia di mana penderitanya merasa takut, cemas, atau panik ketika berhadapan atau sekadar memikirkan wanita cantik.

Baca juga: Takut Saat Mendengar Suara Ambulans? Hati-hati Fonofobia

Venustraphobia yang juga dikenal sebagai caligynephobia, berasal dari dua kata Yunani, yaitu Venus (dewi cinta, kecantikan, dan kesuburan) dan phobia yang berarti ketakutan.

Demikian juga dengan caligynephobia, yang terdiri dari kata calos yang berarti cantik, kata gyne yang berarti wanita, dan kata phobos yang berarti ketakutan.

Venustraphobia merupakan cabang dari gynophobia, yaitu rasa takut berlebihan atau phobia pada semua wanita.

Rasa takut tersebut digambarkan sebagai rasa takut yang tidak rasional dan melumpuhkan, misalnya penderita tidak mampu berkata-kata atau jantung berdetak sangat cepat.

Penderita venustraphobia mungkin juga akan mengalami coitophobia, yaitu rasa takut akan berhubungan seksual dan/atau kolpophobia, yaitu rasa takut pada alat kelamin wanita.

Penderita venustraphobia biasanya akan menjauh atau menghindari tempat-tempat yang memicu mereka melihat wanita cantik, seperti gedung bioskop, mal, atau klub malam.

Venustraphobia umumnya lebih sering dialami oleh kalangan pria heteroseksual.

Namun, terdapat beberapa kasus di mana kondisi ini juga terjadi pada wanita homoseksual dan heteroseksual. Venustraphobia juga dapat terjadi pada anak-anak.

Gejala

Dirangkum dari situs Exploring Your Mind dan Fear Of, rasa takut atau cemas pada wanita cantik akibat venustraphobia dapat menimbulkan gejala fisik dan emosional.

Berikut beberapa gejala yang muncul ketika melihat, berdekatan, atau memikirkan wanita cantik:

Baca juga: Takut Jarum Suntik Berlebihan, Waspadai Trypanophobia

Gejala fisik

  1. Tubuh gemetar
  2. Sesak napas
  3. Palpitasi atau jantung berdebar
  4. Tangan berkeringat
  5. Keringat dingin
  6. Mual, muntah, sakit kepala
  7. Terengah-engah atau napas menjadi cepat
  8. Tersedak
  9. Menangis atau menjerit
  10. Gangguan bicara, seperti gagap.

Gejala emosional

  1. Berpikir untuk segera kabur atau melarikan diri saat bertemu dengan wanita cantik
  2. Linglung, seperti merasa disorientasi dan sulit konsentrasi
  3. Perasaan takut mempermalukan diri sendiri
  4. Pikiran irasional mengenai bahaya yang mungkin terjadi saat berdekatan dengan wanita cantik
  5. Tidak dapat mengendalikan diri sendiri saat berhadapan dengan wanita cantik
  6. Merasa seperti akan pingsan saat berhadapan dengan wanita cantik.

Penyebab

Melansir Exploring Your Mind, hingga kini penyebab venustraphobia masih belum diketahui secara pasti.

Namun, kondisi ini diduga dapat terjadi akibat pengalaman traumatis di masa lalu.

Pengalaman traumatis tersebut misalnya, berpisah dengan pasangan secara tidak baik.

Baca juga: Kenali Apa itu Fobia, Gejala, Penyebab, Cara Mengatasinya

Selain itu, hidup dengan ibu yang lalai, acuh tak acuh, atau kasar juga dapat menyebabkan seseorang menjadi takut terhadap wanita.

Pengalaman buruk tersebut menyebabkan kehadiran wanita cantik akan mengingatkan penderita venustraphobia akan rasa sakit, penderitaan, dan rasa tidak nyaman.

Sedangkan pada kasus pria heteroseksual dan wanita homoseksual, fobia ini lebih umum dialami oleh mereka yang pemalu, tidak percaya diri, dan merasa rendah diri (inferior).

Mereka kerap merasa malu untuk berinteraksi dengan wanita cantik karena takut akan diejek atau dihina.

Kondisi ini kerap terjadi di kalangan wanita heteroseksual, di mana venustraphobia muncul akibat dari persaingan atau rasa iri untuk menjadi wanita yang lebih cantik.

Faktor risiko

Menurut Fear Of, berikut beberapa kondisi yang dapat memicu munculnya venustraphobia:

  • Faktor genetik atau keturunan
  • Pengalaman buruk dengan wanita cantik
  • Depresi
  • Mengamati orang terdekat, seperti ayah, teman, atau saudara laki-laki memiliki ketakutan terhadap wanita cantik lalu menirunya
  • Paparan media dan informasi yang berlebihan terhadap wanita cantik, misalnya nasihat dan peringatan dari orang tua atau guru yang terkadang tidak realistis
  • Tingkat stres berlebih.

Diagnosis

Dilansir dari situs Types of Phobia, diagnosis venustraphobia akan dilakukan oleh tenaga medis yang menangani kesehatan mental, seperti psikolog dan psikiater.

Baca juga: Fobia Sosial

Tenaga kesehatan mental tersebut akan melakukan wawancara mendalam mengenai gejala atau ketakutan yang dirasakan pasien terhadap wanita cantik.

Perawatan

Mengutip Psych Times, berikut beberapa metode penanganan yang dapat membantu mengatasi gejala venustraphobia:

  • Exposure therapy

Terapi pemaparan merupakan bentuk perawatan psikologis yang sangat umum untuk mengatasi fobia, termasuk venustraphobia.

Pada terapi ini, tenaga kesehatan mental akan menciptakan situasi yang aman untuk “mengekspos” penderita pada sesuatu yang mereka takuti atau mereka hindari.

Paparan terhadap objek atau sesuatu yang ditakuti pada situasi yang aman dapat membantu mengurangi rasa takut dan upaya menghindar.

Seiring berjalannya waktu, penderita akan terbiasa dan tidak lagi merasa takut ketika berhadapan dengan situasi yang awalnya memicu ketakutan mereka.

Terapis mungkin akan meminta pasien untuk mengunjungi tempat-tempat yang terdapat banyak wanita cantik, seperti taman, restoran, mal, dan bar.

  • Cognitive Behavioral Therapy (CBT)

Terapi kognitif perilaku atau CBT dilakukan untuk melatih cara berpikir (kognitif) dan bertindak (perilaku) pasien terhadap situasi yang mereka takuti.

Terapi ini juga bertujuan untuk menghadapi rasa takut dan membuat pasien tidak menghindari situasi yang memicu ketakutan tersebut.

Baca juga: 3 Cara Menghilangkan Phobia Jarum Suntik

Terapis akan membantu pasien untuk berpikir secara lebih rasional saat berhadapan dengan situasi yang membuat mereka takut.

Selain itu, terapis juga akan memberikan edukasi dan cara lain yang bertujuan untuk meredakan kecemasan pasien terhadap situasi yang mereka takuti.

  • Obat-obatan

Tenaga kesehatan mental dapat meresepkan obat antidepresan untuk membantu mengurangi kecemasan dan mencegah serangan panik yang muncul akibat venustraphobia.

Selain itu, beberapa tindakan berikut dapat dilakukan untuk mempercepat proses pemulihan dan meredakan gejala venustraphobia:

  1. Olahraga, seperti aerobik, berenang, bersepeda, jalan kaki, dan joging dapat membantu pasien mengelola stres dan meredakan gejala venustraphobia
  2. Yoga dan meditasi, dapat membantu mengurangi stres dan rasa cemas, serta membantu mengalihkan pikiran dari sesuatu yang memicu ketakutan
  3. Batasi konsumsi kafein karena dapat memicu rasa cemas dan mempercepat denyut jantung.

Pencegahan

Menurut Life Persona, venustraphobia dapat dicegah dengan menghindari trauma psikologis pada wanita cantik.

Selain itu, menghindari situasi yang memicu rasa takut juga dapat membantu mencegah serangan panik akibat venustraphobia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Flu Tulang
Flu Tulang
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.