Kompas.com - 21/07/2020, 06:02 WIB
Ilustrasi mengukur tekanan darah shutterstockIlustrasi mengukur tekanan darah
  • Kulit pucat
  • Lemah
  • Mudah lelah
  • Sesak napas
  • Sakit kepala
  • Jantung berdebar
  • Susah konsentrasi
  • Lidah pecah-pecah atau memerah
  • Kehilangan selera makan

Beberapa orang rentan mengalami kurang darah atau anemia, di antaranya wanita yang sedang haid, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Bayi lahir prematur, remaja yang sedang puber, pelaku diet vegan, penderita kanker dan penyakit kronis, serta atlet juga rentan kurang darah.

Baca juga: Waspada, Suka Makan Es Batu Berisiko Rusak Gigi dan Tanda Anemia

Darah rendah

Tekanan darah rendah atau biasa disebut darah rendah adalah kondisi saat hasil pengukuran tensi di bawah ambang batas normal.

Melansir Mayo Clinic, seseorang dikatakan hipotensi atau darah rendah saat hasil pengukuran tensinya kurang dari 90 mmHg/60 mmHg.

Begitu tekanan darah menurun, seseorang bisa mengalami sejumlah gejala.

Seperti dilansir dari Heart, berikut ciri-ciri darah rendah yang kerap dirasakan penderita:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Pusing atau sakit kepala
  • Mual
  • Pingsan
  • Dehidrasi atau sangat haus
  • Lemah dan lelah
  • Susah konsentrasi
  • Pandangan berkunang-kunang
  • Kulit dingin dan pucat
  • Sesak napas
  • Depresi

Baca juga: 4 Jenis Makanan Penambah Hemoglobin (Hb) Darah

Penyebab darah rendah bisa beragam. Di antaranya terlalu banyak tidur, hamil, efek samping obat tertentu, penyakit jantung, penyakit endokrin, infeksi, alergi, dan kurang vitamin V-12 serta asam folat.

Kaitan antara kurang darah dan darah rendah

Kendati beda penyebab dan gejala, kurang darah dan darah rendah juga bisa saling berkaitan.

Kurang nutrisi vitamin B-12 dan asam folat dapat menyebabkan kurang darah atau anemia. Kondisi ini bisa memicu tekanan darah rendah.

Selain itu, tekanan darah juga bisa rendah atau drop saat tiba-tiba berdiri setelah duduk atau berbaring dalam waktu yang lama.

Kondisi ini termasuk jenis hipotensi ortostatik atau postural.

Jenis darah rendah ini jamak dialami orang yang sedang banyak kehilangan darah misalkan operasi, pendarahan, atau wanita haid yang sangat banyak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vulvodynia

Vulvodynia

Health
8 Penyebab Demam pada Bayi yang Perlu Diketahui

8 Penyebab Demam pada Bayi yang Perlu Diketahui

Health
Skizorenia Paranoid

Skizorenia Paranoid

Penyakit
13 Gejala Awal Lupus yang Harus Diperhatikan

13 Gejala Awal Lupus yang Harus Diperhatikan

Health
Asites

Asites

Penyakit
15 Gejala Serangan Panik yang Perlu Diketahui

15 Gejala Serangan Panik yang Perlu Diketahui

Health
Anemia

Anemia

Penyakit
Cara Mudah Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Cara Mudah Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Health
Aritmia

Aritmia

Penyakit
Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Darah Tinggi?

Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Darah Tinggi?

Health
Mikosis

Mikosis

Penyakit
Bahaya Buat Kesehatan Mental, Kenali 7 Tanda Toxic Parent

Bahaya Buat Kesehatan Mental, Kenali 7 Tanda Toxic Parent

Health
Ablasi Retina

Ablasi Retina

Penyakit
Mengenal Gejala dan Penyebab Penyakit Pes

Mengenal Gejala dan Penyebab Penyakit Pes

Health
Cedera Ligamen Lutut Anterior

Cedera Ligamen Lutut Anterior

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.