Kompas.com - 11/10/2020, 09:01 WIB
Ilustrasi kesehatan mental. DOK. PIXABAYIlustrasi kesehatan mental.

KOMPAS.com - Kesehatan mental adalah kesejahteraan yang menjangkau aspek emosional, psikologis, dan sosial seseorang.

Melansir Mental Health, kesehatan mental penting di setiap menapaki fase kehidupan, mulai dari kanak-kanak sampai dewasa.

Dengan mental yang sehat, seseorang jadi terampil menangani stres, menjalin relasi dengan orang lain, serta merampungkan persoalan.

Kesehatan mental yang prima juga bisa menjaga suasana hati tetap positif, sehingga kualitas hidup secara keseluruhan jadi lebih baik.

Baca juga: 6 Ciri-ciri Depresi yang Tampak pada Aktivitas Sehari-hari

Beberapa faktor bisa memengaruhi kesehatan mental seseorang. Di antaranya faktor biologis seperti gen atau kimia di otak, pengalaman hidup, dan riwayat keluarga.

Berikut beberapa cara menjaga kesehatan mental yang perlu dilakukan setiap hari:

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

10 Cara Menjaga Kesehatan Mental
Kesehatan mental yang prima bisa menjaga suasana hati tetap positif, sehingga kualitas hidup secara keseluruhan jadi lebih baik.
Bagikan artikel ini melalui

1. Jalin hubungan baik dengan orang lain

Melansir NHS, membangun hubungan baik dengan orang lain bisa membantu menjaga kesehatan mental.

Terhubung dengan orang dapat meningkatkan harga diri, memberikan kesempatan berbagai pengalaman positif, sampai memberikan dukungan emosional.

Alih-alih menyendiri, coba sesekali luangkan waktu bersama teman atau keluarga.

Jika tidak memungkinkan untuk berkomunikasi secara langsung, coba manfaatkan teknologi dengan media sosial dll.

Baca juga: 4 Olahraga Terbaik untuk Obat Penghilang Stres

2. Katakan sesuatu yang positif pada diri sendiri

Cara pandang dalam menilai diri sendiri sangat memengaruhi kondisi perasaan.

Ketika mempersepsikan diri dengan sudut pandang positif, seseorang jadi memiliki tambahan kekuatan untuk mengerjakan sesuatu.

Sebaliknya, cara pandang negatif dapat menurunkan motivasi dan harga diri sendiri.

3. Aktif bergerak dan rajin olahraga

IlustrasiShutterstock Ilustrasi
Tubuh yang aktif bergerak tidak hanya baik untuk kesehatan fisik, tapi juga berkontribusi positif pada kesehatan mental.

Aktif bergerak dapat meningkatkan harga diri, memotivasi diri sendiri, dan mengubah kimia di otak menjadi lebih positif.

Tak perlu muluk-muluk, coba rutin beranjak dari tempat duduk setiap 20 menit untuk jalan kaki mengambil minum atau ke kamar mandi.

Fisik dan mental juga makin prima jika seseorang rutin berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari.

Pilih jenis olahraga di luar ruangan. Menghirup udara di luar ruangan bisa membantu meredakan stres.

Baca juga: Stres Bisa Memicu Jerawat, Begini Baiknya

4. Mempelajari keterampilan baru

Penelitian menunjukkan, mempelajari keterampilan baru dapat meningkatkan kesejahteraan mental.

Saat mempelajari ilmu atau pengetahuan baru, kepercayaan diri dan harga diri seseorang jadi meningkat.

Selain itu, mempelajari keterampilan baru juga membuka peluang seseorang terhubung dengan orang lain.

Ingat, tak perlu muluk-muluk menerapkan target tertentu. Cukup temukan sesuatu yang baru dan menarik untuk rutin dijalani.

5. Bantu orang lain

Ilustrasi membantu orang lainshutterstock Ilustrasi membantu orang lain
Studi membuktikan, membantu orang lain merupakan bagian dari cara menjaga kesehatan mental.

Dengan membantu orang lain, perasaan jadi lebih positif dan muncul rasa menghargai diri sendiri.

Selain itu, membantu orang lain juga bisa membuat seseorang terhubung dengan orang lain.

Baca juga: Manfaat dan Mudarat Multitasking bagi Kesehatan Mental

6. Bangun kesadaran dan fokus

Melansir Psychology Today, membangun kesadaran dengan memperhatikan apa yang terjadi saat ini dapat mencegah emosi negatif.

Dengan menaruh fokus pada apa yang sedang dikerjakan saat ini, seseorang dapat terbebas dari beban masa lalu atau kekhawatiran pada satu hal yang belum tentu terjadi.

Coba mulai fokus dengan apa yang dilakukan saat ini. Jika pikiran mulai mengembara, coba tarik kembali perhatian pada rasa, bau, suara, atau sensasi fisik yang sedang dirasakan saat itu.

7. Konsumsi makanan bergizi seimbang

Ilustrasi makanan bergizi seimbangShutterstock Ilustrasi makanan bergizi seimbang
Menjalankan pola makan bergizi seimbang juga bagian dari cara menjaga kesehatan mental.

Karbohidrat dapat meningkatkan hormon yang membangun suasana hati agar positif.

Seperti karbohidrat, sayur dan buah dapat memberi makan sel tubuh termasuk mengontrol suasana hati lebih positif.

Sedangkan protein dapat meningkatkan zat kimia di otak yang membantu tubuh tetap waspada.

Selain itu, pastikan tubuh mendapatkan pasokan lemak sehat seperti dari ikan dan kacang-kacangan.

Baca juga: 4 Manfaat Decluttering untuk Kesehatan Mental

8. Rehat

Ketika segala sesuatunya mulai terasa membebani pikiran, coba istirahatkan fisik dan mental.

Untuk meredakan stres secara instan, coba lakukan latihan pernapasan sederhana.

Pejamkan mata dan tarik napas dalam-dalam selama 10 kali. Saat mengambil, menahan, dan mengeluarkan napas, masing-masing lakukan dalam empat hitungan.

9. Tidur yang cukup

.SHUTTERSTOCK .
Banyak penelitian menyebut, kurang tidur dapat berdampak negatif pada kesehatan mental.

Untuk itu, tidur yang cukup juga menjadi bagian dari cara menjaga kesehatan mental.

Pastikan untuk tidur yang cukup setiap hari. Bangun kebiasaan baik dengan tidur secara teratur di jam yang sama setiap hari.

Jika saat ini Anda susah tidur, coba segera cari solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

Baca juga: Bersedih Secukupnya setelah Putus Cinta Baik untuk Kesehatan Mental

10. Cari bantuan medis

Apabila saat ini Anda merasa kewalahan mengahadapi masalah kesehatan mental, segera konsultasikan dengan tenaga medis profesional.

Terlebih jika saat ini Anda merasakan suasana hati tak kunjung membaik sampai mengganggu kehidupan sehari-hari.

Ahli bisa memberikan saran paling pas, baik itu lewat terapi atau obat-obatan.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

Health
Pandangan Kabur

Pandangan Kabur

Penyakit
Mata Berair

Mata Berair

Penyakit
Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Health
Nyeri Kaki dan Tangan

Nyeri Kaki dan Tangan

Penyakit
Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Health
Osteofit

Osteofit

Penyakit
3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

Health
Hifema

Hifema

Penyakit
13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

Health
Gigi Berlubang

Gigi Berlubang

Penyakit
Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Health
Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

BrandzView
Batu Amandel

Batu Amandel

Penyakit
Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.