Kompas.com - 12/10/2020, 16:34 WIB
Perkembangan fisik masa pubertas shutterstock.comPerkembangan fisik masa pubertas

7. Muncul jerawat

Perubahan hormon di masa pubertas membuat perempuan mulai mengalami jerawat.

Perubahan hormon tersebut membuat kelenjar minyak lebih aktif dan produksi keringat meningkat.

Tak pelak, anak perempuan yang masuk masa pubertas mulai akrab dengan wajah berminyak, komedo, jerawat pustula, dll.

Perubahan kimia di tubuh yang memengaruhi kelenjar keringat tak jarang juga membuat perempuan mulai mengalami bau badan tak sedap.

Baca juga: Cara Meredakan Sakit Perut Karena Haid

8. Perubahan emosional

Tak hanya perubahan fisik, ciri-ciri pubertas perempuan juga melibatkan perubahan emosional.

Perubahan emosional ini dipengaruhi siklus hormon estrogen dan progesteron selama masa pubertas.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa perubahan yang tampak di antaranya anak lebih gampang emosi, sering berbeda pendapat dengan orangtua, dan tak jarang murung.

Perubahan yang terjadi pada masa pubertas perempuan kerap menimbulkan rasa tidak nyaman.

Namun, Anda perlu berkonsultasi ke dokter jika tanda-tanda pubertas belum muncul sampai anak perempuan berusia di atas 13 tahun.

Diskusikan juga kepada dokter apabila masa pubertas anak perempuan Anda dimulai sebelum usia delapan tahun.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X