8 Camilan yang Bisa Bikin Berat Badan Naik

Kompas.com - 25/10/2020, 19:34 WIB
Ilustrasi makan keripik kentang ThinkStock/gpointstudioIlustrasi makan keripik kentang

KOMPAS.com - Saat Anda ingin menurunkan berat badan, Anda harus tahu inilah saatnya untuk mulai berkeringat lebih sering daripada sebelumnya.

Bersamaan dengan rencana olahraga yang lebih teratur, Anda juga perlu memastikan bahwa Anda mengisi tenaga dengan cara yang benar.

Makanan ringan khususnya, adalah salah satu hal yang dapat menghambat Anda mencapai tujuan.

Baca juga: Jangan Ragu Mencoba, Ini 8 Cara Menambah Berat Badan Secara Alami

Meskipun kelihatannya tidak berbahaya, dalam jangka panjang, camilan ini sebenarnya bisa menjadi alasan Anda menambah berat badan alih-alih menurunkannya.

Berikut ini adalah beragam camilan yang paling mungkin bisa membuat berat badan naik:

1. Keripik kentang

Ada beberapa alasan mengapa keripik kentang “agak bermasalah”.

Merangkum Eat This, rasa gurih yang ditawarkan sajian keripik kentang bisa menimbulkan ketagihan, di mana hampir tidak mungkin seseorang hanya makan satu potongan.

Padahal, asupan garam atau natrium dari keripik kentang yang berlebih bisa menyebabkan tekanan darah tinggi (hipertensi).

Selain itu, keripik kentang relatif tinggi lemak dan kalori yang dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan hingga obesitas.

Baik digoreng maupun dipanggang, keripik kentang tetap dianggap sebagai makanan “kalori kosong”, yakni makanan yang minum nutrisi.

Sebuah studi di Harvard menemukan bahwa peserta yang mengonsumsi keripik kentang sebagai bagian dari makanan, mereka bertambah berat badan setiap tahun.

2. Cokelat batangan

Mengonsumsi sepotong kecil cokelat hitam sebenarnya baik untuk Anda, karena sebuah penelitian di Heart menemukan bahwa makan hingga 3,5 ons cokelat sehari dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan bahkan membantu menurunkan berat badan.

Tapi, bukan sembarang cokelat yang bisa Anda makan.

Baca juga: 3 Cara Mengukur Obesitas, Mana yang Terbaik?

Di mana, mengonsumsi cokelat batangan yang dibuat dengan tambahan susu dan gula tinggi hanya akan membuat Anda bertambah berat badan, karena sering kali sangat tinggi lemak dan kalori.

Faktanya, sebuah studi di American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa salah satu makanan yang terkait dengan kepadatan energi tertinggi dan yang paling berpengaruh dengan penambahan berat badan, adalah cokelat batangan.

Jadi, batasi konsumsinya.

3. Yogurt parfaits

Yogurt baik untuk kesehatan adalah sesuatu kebenaran.

Tapi itu semua tergantung pada jenis yogurt yang Anda makan.

Yogurt parfaits yang disajikan penuh dengan tambahan gula dan ditambah topping manis, seperti granola tentu bukanlah camilan sehat.

Baca juga: 9 Makanan yang Mengandung Probiotik untuk Sehatkan Pencernaan

Jika Anda mengonsumsinya, berarti Anda baru saja melebihi asupan gula dalam sehari.

Makan terlalu banyak gula telah dikaitkan erat dengan penambahan berat badan.

Sebaliknya, makan salah satu yogurt rendah gula adalah pilihan yang baik dan disetujui oleh ahli gizi.

4. Sereal manis

Banyak sereal yang mengandung gula, sehingga dianggap tidak lebih baik dari memakan sebatang permen.

Jadi, jangan pernah berpikir untuk memulai hari Anda dengan mengonsumsi terlalu banyak makanan ringan ini.

Menurut sebuah studi di Annals of Nutrition and Metabolism, mereka yang makan oatmeal untuk sarapan, lebih kenyang lebih lama, lebih sedikit rasa lapar, dan mengkonsumsi lebih sedikit kalori saat makan siang dibandingkan dengan mereka yang makan sereal jagung.

" Kalori kosong" sekali lagi tidak berguna bagi Anda.

5. Kue pretzel

Ilustrasi pretzel bentuk Mickey khas Disney. DOK. DISNEYLAND RESORT.jpg Ilustrasi pretzel bentuk Mickey khas Disney.

Seperti keripik kentang, kue pretzel diisi dengan garam.

Makanan asin tidak hanya berkontribusi pada berat air, tetapi seperti yang diungkapkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition, yakni garam sebenarnya membingungkan proses biologis yang memberi tahu Anda kapan Anda kenyang.

Jadi, Anda akhirnya akan makan lebih banyak, yang jelas kemudian mengarah pada penambahan berat badan.

Baca juga: 13 Makanan yang Mengandung Karbohidrat Tinggi tapi Menyehatkan

6. Koktail buah kalengan

Koktail buah kalengan dalam mangkuk

Koktail buah kalengan sering diawetkan dalam sirup jagung kental dan hanya ditambahkan pemanis tambahan.

Sementara, kita sudah tahu bahwa menambahkan gula tidak menguntungkan bagi ukuran pinggang dan perut.

7. Batang granola

Batang granola kerap kali tersaji dengan ditaburi atau diteteskan cokelat manis.

Artinya, makanan ini bisa jadi lebih banyak mengandung gula dan tidak cukup bahan yang benar-benar membuat Anda kenyang, seperti protein dan serat.

8. Donat

Merangkum Health Line, donat cenderung menjadi makanan tinggi kalori.

Misalnya, dalam 1 buah donut glaze, bisa terkandung 240 kalori yang setengahnya adalah lemak.

Tak hanya tinggi kalori, donat juga rata-rata tinggi sodium, yakni bisa mencapai 210 mg per buah.

Baca juga: 14 Makanan yang Mengandung Natrium Tinggi

 

Sodium atau natrium bisa memiMenurut American Heart Association, makanan dapat disebut rendah sodium jika mengandung 140 mg gram sodium atau kurang dalam satu porsinya.

Asupan tinggi natrium atau sodium telah dikaitkan dengan risiko terkena tekanan darah tinggi.

Selain itu, kebanyakan donat di pasaran juga terbuat dari tepung putih yang rendah serat, vitamin, dan mineral.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X