Kompas.com - 22/12/2020, 08:04 WIB

KOMPAS.com – Plak gigi adalah lapisan tipis dan lengket yang terbentuk di bagian bagian luar gigi dan di sepanjang garis gusi.

Saat kita makan, bakteri di mulut memecah karbohidrat dari makanan menjadi asam.

Ketika zat asam ini bercampur dengan sisa partikel makanan dan air liur, itu akan membentuk plak gigi.

Baca juga: Kapan Harus Pergi ke Dokter Gigi Saat Pandemi Covid-19?

Sayangnya, tidak banyak orang yang sadar bahwa telah memiliki plak gigi.

Jika sudah demikian, orang-orang pun cenderung tidak melakukan usaha untuk menghilangkan plak gigi.

Padahal, plak gigi yang dibiarkan begitu saja, lama-kelamaan bisa menimbulkan masalah yang lebih serius.

Melansir WebMD, plak gigi mulanya dapat berubah menjadi zat keras berwarna kuning-cokelat yang disebut karang gigi.

Setelah itu, plak gigi yang tidak terurus dan menumpuk dalam waktu yang cukup lama, bisa menyebabkan kerusakan gigi dan berbagai kondisi kesehatan gigi serius, seperti:

  • Gigi berlubang
  • Tartar atau kalkulus
  • Priodontitis atau infeksi gusi yang merusak gigi, jaringan lunak, dan tulang penyangga gigi
  • Gingivitis dengan gejala gusi bengkak

Sementara, penelitian terbaru mengungkap kemungkinan adanya hubungan antara kebersihan gigi yang buruk dengan kondisi kesehatan lainnya, termasuk pneumonia, demensia, dan penyakit jantung.

Agar bisa terhindar dari berbagai masalah kesehatan mulut tersebut, maka baik bagi siapa saja mempraktikkan cara mencegah penumpukan plak gigi.

Baca juga: 6 Bahaya Karang Gigi Jika Dibiarkan Menumpuk

Cara mencegah penumpukan plak gigi

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah munculnya plak gigi.

Berikut saranya:

1. Mempraktikkan kebersihan mulut yang baik

Melansir Health Line, cara terbaik untuk mencegah pembentukan plak adalah dengan mempraktikkan kebersihan mulut yang baik.

Caranya, sikat gigi Anda selama dua menit setidaknya dua kali sehari (idealnya sekali di pagi hari dan sekali sebelum tidur), dan gunakan benang gigi (flossing) setidaknya sekali sehari.

Flossing diperlukan untuk menghilangkan sisa makanan maupun plak yang mungkin sudah terbentuk di sela-sela gigi dan area yang sulit dijangkau oleh penggunaan sikat gigi.

Baca juga: Cara Menghilangkan Karang Gigi, Bisakah Dilakukan Sendiri?

Ketika hendak dilakukan bersama, lebih baik dilakukan flossing terlebih dahulu sebelum menyikat gigi.

Setelah flossing, sikat gigi akan menghilangkan sisa makanan atau kotoran di permukaan gigi.

  • Berikut ini cara menyikat gigi yang efektif dilakukan:
  • Mulailah di bagian belakang mulut dengan geraham atas
  • Gunakan sapuan kuas melingkar yang pendek
  • Sikat permukaan depan dan belakang semua gigi atas
  • Ulangi langkah 1–3 pada gigi bagian bawah

2. Periksa gigi secara teratur ke dokter gigi

Membuat janji bertemu dengan dokter gigi secara teratur juga penting dalam mencegah penumpukan plak dan karang gigi tambahan pada gigi.

Dokter gigi akan mengikis dan membersihkan gigi agar bebas dari plak dan karang gigi.

Dokter gigi juga dapat melakukan perawatan fluoride yang dapat mencegah dan memperlambat pertumbuhan bakteri plak dan penumpukan karang gigi pada gigi.

Perawatan ini dapat membantu mencegah kerusakan gigi.

Baca juga: 3 Cara Menghilangkan Plak Gigi Secara Alami

3. Mengunyah permen karet

Penelitian menunjukkan bahwa mengunyah permen karet yang dimaniskan dengan sorbitol atau xylitol di antara waktu makan dapat mencegah penumpukan plak.

Sebaliknya, pastikan untuk tidak mengunyah permen karet dengan gula yang dapat mendorong pertumbuhan bakteri pada gigi.

4. Makan makanan sehat rendah gula

Mengonsumsi makanan sehat yang rendah gula tambahan dapat membatasi pertumbuhan bakteri di gigi.

Pastikan untuk makan banyak produk makanan segar, biji-bijian, dan protein tanpa lemak.

5. Gunakan obat kumur

Penggunaan obat kumur atau alat seperti pembersih gigi, sikat gigi interdental, maupun dental stick dapat membantu mencegah penumpukan bakteri yang dapat memicu timbulnya plak gigi di antara waktu makan.

Baca juga: Alasan Makanan Manis Bikin Gigi Berlubang

6. Hindari rokok

Merokok dan mengunyah tembakau juga dapat mendorong pertumbuhan bakteri pada gigi.

Jadi, berhenti menggunakan produk tembakau dan jangan mulai jika belum pernah mencobanya sebagai cara mencegah penumpukan plak gigi.

Jika Anda merasa memiliki masalah gigi terkait dengan penumpukan plak gigi atau karang gigi, jangan ragu untuk segera membuat janji bertemu dengan dokter gigi.

Pasalnya, semakin cepat Anda menyelesaikan masalah gigi yang dialami tersebut, maka semakin sedikit kerusakan yang mungkin ditimbulkannya dan semakin mudah perawatannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.