Kompas.com - 29/01/2021, 16:09 WIB
Ilustrasi asam lambung, GERD shutterstockIlustrasi asam lambung, GERD

KOMPAS.com - Gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah kondisi kronis di mana asam lambung bocor naik ke kerongkongan (esofagus).

Kondisi ini dapat menyebabkan iritasi.

Seseorang mungkin menderita GERD jika mengalami gejala refluks asam kronis atau lebih dari dua kali seminggu.

Baca juga: 6 Komplikasi Asam Lambung yang Perlu Diwaspadai

Jika tidak ditangani, GERD dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius, seperti gangguan tidur.

Menurut National Sleep Foundation (NSF), GERD adalah salah satu penyebab utama gangguan tidur di antara orang dewasa berusia antara 45 dan 64.

Jajak pendapat yang dilakukan oleh NSF menemukan bahwa orang dewasa di Amerika Serikat (AS) yang mengalami heartburn di malam hari lebih mungkin dibandingkan mereka yang tidak mengalami heartburn di malam hari untuk melaporkan gejala terkait tidur berikut:

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

3 Cara Meningkatkan Kualitas Tidur untuk Penderita Asam Lambung
Tersedia beberapa tips yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kulaitas tidur bagi penderita asam lambung yang sering mengeluh alami heartburn.
Bagikan artikel ini melalui
  • Insomnia
  • Kantuk di siang hari
  • Sindrom kaki gelisah atau restless leg syndrome
  • Sleep apnea

Orang dengan sleep apnea juga biasa menderita GERD.

Sleep apnea adalah saat seseorang mengalami pernapasan dangkal atau satu atau lebih jeda saat bernapas saat tidur.

Jeda ini berlangsung beberapa detik hingga beberapa menit.

Jeda juga bisa terjadi 30 kali atau lebih dalam satu jam.

Baca juga: 9 Gejala Sleep Apnea, Gangguan Tidur yang Bisa Picu Serangan Jantung

Setelah jeda ini, pernapasan biasa biasanya dilanjutkan, tetapi sering kali dengan dengkuran keras atau suara tercekik.

Sleep apnea bisa membuat seseorang merasa lelah dan lesu di siang hari karena mengganggu tidur. Ini biasanya kondisi kronis.

Akibatnya, hal itu dapat mengganggu aktivitas pada siang hari dan membuat Anda sulit berkonsentrasi pada aktivitas sehari-hari.

NSF merekomendasikan mereka yang mengalami gejala GERD pada malam hari menerima screening untuk sleep apnea.

Gejala GERD, seperti batuk dan tersedak, cenderung memburuk saat penderita berbaring atau mencoba tidur.

Aliran balik asam dari lambung ke kerongkongan bisa mencapai setinggi tenggorokan dan laring, menyebabkan penderita mengalami sensasi batuk atau tersedak.

Baca juga: 2 Penyebab Sleep Apnea, Gangguan Tidur yang Bisa Picu Serangan Jantung

Hal ini bisa membuat penderita terbangun dari tidur.

Meskipun gejala-gejala ini dapat mengkhawatirkan, ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas tidur penderita asam lambung.

Modifikasi gaya hidup dan perilaku berikut diyakini dapat membantu mendapatkan kualitas tidur yang dibutuhkan seseorang, bahkan dengan kondisi GERD:

1. Gunakan bantal badan

Merangkum Health Line, tidur di atas bantal besar yang dirancang khusus untuk mengatasi GERD, yakni berbentuk seperti tanjakan (untuk menopang setengah badan), dapat secara efektif menangani masalah tidur terkait kondisi medis ini.

Bantal badan ini dapat membuat Anda tetap tegak sebagian sehingga menciptakan lebih banyak ketahanan terhadap aliran asam.

Penggunakan bantal badan juga dapat membatasi posisi tidur yang dapat memberi tekanan pada perut Anda dan memperburuk gejala sakit maag dan refluks.

Jika Anda tidak dapat menemukan alas tidur ini di toko perlengkapan tidur biasa, Anda bisa memeriksa di toko perlengkapan hamil.

Toko-toko ini sering menjual bantal wedge karena GERD umum terjadi selama kehamilan.

Anda juga dapat memeriksa toko perlengkapan medis, toko obat, dan toko perlengkapan tidur khusus.

Baca juga: 15 Cara Mengatasi Asam Lambung Naik Secara Alami

2. Naikkan salah satu sisi tempat tidur

Menaikkan kepala tempat tidur akan mengangkat kepala Anda, yang dapat membantu mengurangi kemungkinan asam lambung masuk kembali ke tenggorokan pada malam hari.

Untuk pengobatan GERD, letakkan penyangga hanya di bawah kedua kaki di atas tempat tidur Anda (ujung kepala tempat tidur), bukan di bawah kaki di kaki tempat tidur Anda.

Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kepala Anda lebih tinggi dari kaki Anda.

Menaikkan kepala tempat tidur Anda sejauh 15 cm sering kali dapat memberikan hasil yang bermanfaat.

3. Jangan langsung berbaring setelah makan malam

Tidur terlalu cepat setelah makan dapat menyebabkan gejala GERD kambuh dan memengaruhi tidur Anda.

Cleveland Clinic merekomendasikan untuk menyelesaikan makan setidaknya tiga hingga empat jam sebelum berbaring.

Baca juga: 8 Minuman yang Baik untuk Penderita Asam Lambung

Anda juga harus menghindari camilan sebelum tidur.

Jika berjalan-jalan tidak praktis dilakukan pada malam hari, mencuci piring atau mengangkat cucian sering kali akan memberi sistem pencernaan Anda cukup waktu untuk mulai memproses makanan Anda.

Studi telah menemukan bahwa olahraga teratur dapat meningkatkan dan mengatur tidur.

Ini memiliki manfaat tambahan untuk membantu menurunkan berat badan, yang juga mengurangi gejala GERD.

Tetapi, penting untuk dicatat bahwa berolahraga secara alami dapat meningkatkan adrenalin.

Artinya, berolahraga sebelum tidur bisa membuat Anda lebih sulit tertidur. Jadi, jangan berlebihan.

Penurunan berat badan juga merupakan cara efektif untuk mengurangi refluks.

Menurunkan berat badan menurunkan tekanan intra-abdominal, yang menurunkan kemungkinan refluks.

Baca juga: 11 Makanan Penyebab Heartburn yang Perlu Diwaspadai

Selain itu, makanlah lebih sedikit, lebih sering makan dan hindari makanan dan minuman yang memperburuk gejala.

Menurut Mayo Clinic, beberapa makanan dan minuman yang harus dihindari penderita asma lambung, di antaranya yakni:

  • Gorengan
  • Tomat
  • Alkohol
  • Kopi
  • Cokelat
  • Bawang putih

Perlu diingat, meskipun perubahan gaya hidup sering kali dapat meningkatkan kualitas tidur Anda, beberapa penderita GERD juga memerlukan perawatan medis.

Dokter bisa membantu menciptakan pendekatan pengobatan total yang paling sesuai untuk Anda.

Baca juga: 6 Komplikasi Heartburn Tak Terkontrol yang Perlu Diwaspadai


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

Health
Pandangan Kabur

Pandangan Kabur

Penyakit
Mata Berair

Mata Berair

Penyakit
Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Health
Nyeri Kaki dan Tangan

Nyeri Kaki dan Tangan

Penyakit
Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Health
Osteofit

Osteofit

Penyakit
3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

Health
Hifema

Hifema

Penyakit
13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

Health
Gigi Berlubang

Gigi Berlubang

Penyakit
Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Health
Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

BrandzView
Batu Amandel

Batu Amandel

Penyakit
Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.