Kompas.com - 21/03/2021, 18:15 WIB
Ilustrasi. NikuwkaIlustrasi.

KOMPAS.com - Penyakit jantung bawaan adalah masalah jantung yang muncul saat lahir.

Kondisi ini terjadi karena jantung tidak bisa berkembang dengan baik yang bisa menimbulkan cacat pada katup, memicu lubang di jantung, kelainan di salah satu rungan dan otot jantung.

Beberapa penyakit jantung bawaan bisa menyebabkan gejala segera setelah bayi lahir.

Namun, ada juga yang mengalami gejala seiring bertambahnya usia anak.

Banyak bayi yang memiliki kelainan jantung bawaan tumbuh menjadi sehat dan kuat.

Namun, cacat jantung bawaan yang serius dapat menyebabkan gejala berikut pada bayi baru lahir:

  • Nafas cepat.
  • Warna biru pada kulit, bibir, dan kuku jari.
  • Kelelahan atau kurang makan.

Baca juga: Mengenal Beda Diabetes Tipe1 dan Tipe 2

Bagaimana caram mencegahnya?

Karena penyebab pasti dari sebagian besar kelainan jantung bawaan tidak diketahui, kondisi ini mungkin tidak dapat dicegah.

Namun, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko cacat lahir dan kemungkinan cacat jantung pada anak secara keseluruhan.

Pencegahan tersebut melibatkan peran ibu selama masa kehamilan.

Berikut cara mengurangi risiko bayi lahir dengan kelainan jantung bawaan:

1. Lakukan vaksin rubella

Infeksi rubella selama kehamilan dapat memengaruhi perkembangan jantung bayi.

Pastikan untuk mendapatkan vaksinasi sebelum menjalani program kehamilan atau berencana untuk hamil.

2. Kontrol kondisi medis

Jika Anda menderita diabetes, menjaga gula darah tetap terkendali dapat mengurangi risiko cacat jantung.

Jika Anda memiliki kondisi kronis lainnya, seperti epilepsi, yang memerlukan penggunaan obat-obatan, diskusikan risiko dan manfaat obat yang Anda konsumsi dengan dokter.

3. Hindari zat berbahaya

Selama kehamilan, serahkan pengecatan dan pembersihan dengan produk yang berbau menyengat kepada orang lain.

Selain itu, jangan minum obat, jamu atau suplemen makanan tanpa berkonsultasi dengan dokter Anda terlebih dahulu.

Hindari merokok atau minum alkohol selama kehamilan.

Baca juga: Terasa Melegakan, Adakah Bahaya Meretakkan Jari?

4. Konsumsi multivitamin dengan asam folat

Konsumsi harian 400 mikrogram asam folat telah terbukti mengurangi cacat lahir di otak dan sumsum tulang belakang dan dapat membantu mengurangi risiko cacat jantung juga.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X