Kompas.com - 11/07/2021, 16:33 WIB
Ilustrasi batuk kering Ilustrasi batuk kering

KOMPAS.com – Gejala Covid-19 penting dikenali untuk mendukung diagnosis dini dan penanganan sesegera mungkin.

Covid-19 adalah penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus corona.

Beberapa orang dapat terinfeksi tetapi tidak merasakan atau menunjukkan gejala apa pun. Dokter menyebutnya dengan istilah asimtomatik.

Baca juga: 10 Penyebab Hidung Tidak Bisa Mencium Bau, Bukan Hanya Gejala Covid-19

Sementara, kebanyakan orang dilaporkan akan mengalami gejala ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya.

Di sisi lain, beberapa orang dengan infeksi virus corona mungkin juga bisa mengalami masalah yang parah, seperti kesulitan bernapas.

Gejala Covid-19 yang umum terjadi

Dilansir dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), orang dengan Covid-19 memiliki berbagai gejala yang dilaporkan, mulai dari gejala ringan hingga parah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gejala dapat muncul 2-14 hari setelah terpapar virus.

Ada beberapa gejala Covid-19 yang sering muncul.

Seseorang dengan gejala ini mungkin memiliki Covid-19:

  1. Demam atau kedinginan
  2. Batuk kering
  3. Sesak napas atau kesulitan bernapas
  4. Kelelahan
  5. Nyeri otot atau tubuh
  6. Sakit kepala
  7. Kehilangan rasa atau bau (anosmia)
  8. Sakit tenggorokan
  9. Hidung tersumbat atau pilek
  10. Mual atau muntah
  11. Diare

Baca juga: 11 Penyebab Sakit Tenggorokan, Bukan Hanya Gejala Covid-19

CDC membagikan daftar gejala umum Covid-19 di atas pada 22 Februari 2021. CDC menyatakan akan terus memperbarui daftar ini selagi terus mempelajari lebih lanjut tentang Covid-19.

CDC mengungkapkan bahwa kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) dan orang-orang yang memiliki kondisi medis mendasar yang parah seperti penyakit jantung, penyakit paru-paru, atau diabetes tampaknya berisiko lebih tinggi untuk mengembangkan komplikasi yang lebih serius dari penyakit Covid-19.

Sementara itu, dilansir dari BBC, ada tiga gejala utama virus corona.

Jika Anda memiliki salah satunya, Anda penting untuk melakukan tes Covid-19 dan tidak meninggalkan rumah karena alasan lain.

Baca juga: Berapa Tinggi Demam yang Jadi Gejala Virus Corona? Ini Kata Dokter

Dibutuhkan rata-rata lima hari sejak Anda terinfeksi untuk mulai menunjukkan gejala.

Apa saja gejalanya?

  • Batuk baru dan terus menerus- batuk terus selama lebih dari satu jam, atau mengalami tiga kali atau lebih episode batuk dalam 24 jam
  • Demam- suhu tubuh di atas 37,8 derajat Celcius
  • Perubahan penciuman atau pengecapan - Tidak dapat merasakan atau mencium apa pun, atau indra ini berbeda dari biasanya

BBC mempublikasikan materi terkait gejala Covid-19 ini pada Juni 2021.

Public Health England menyatakan sekitar 85 persen orang dengan Covid-19 akan memiliki setidaknya satu dari gejala di atas.

Sementara, orang yang terinfeksi varian baru mungkin lebih cenderung memiliki gejala lain, seperti sakit kepala, sakit tenggorokan, atau pilek, menurut penelitian dari studi Zoe Covid Symptom dan survei ONS baru-baru ini.

Kapan perlu mencari bantuan medis darurat?

Merangkum WebMD, jika seseorang menunjukkan salah satu dari tanda-tanda ini, dianjurkan untuk dapat sesegera mungkin mencari perawatan medis darurat:

  • Kesulitan bernapas
  • Rasa sakit atau tekanan yang terus-menerus di dada
  • Kebingungan tiba-tiba
  • Ketidakmampuan untuk bangun atau tetap terjaga
  • Kulit, bibir, atau alas kuku pucat, abu-abu, atau biru, tergantung pada warna kulit

Baca juga: 11 Tata Cara Melakukan Isolasi Mandiri di Rumah bagi Pasien Covid-19

Daftar ini tidak memuat semua gejala Covid-19 parah yang mungkin terjadi.

Siapa pun diarahkan untuk dapat menghubungi penyedia layanan kesehatan jika mengalami gejala lain yang parah atau mengkhawatirkan.

Hubungi atau telepon dulu nomor darurat terdekat. Beri tahu operator bahwa Anda sedang mencari perawatan untuk seseorang yang memiliki atau mungkin menderita Covid-19.

Tindakan ini akan membantu petugas di fasilitas kesehatan mempersiapkan diri untuk merawat pasien dengan penanganan khusus.

Baca juga: Berapa Lama Anosmia Akibat Covid-19 Bisa Sembuh?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber WebMD,BBC,CDC
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Flu Babi
Flu Babi
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyakit Retina

Penyakit Retina

Penyakit
6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

Health
Bronkopneumonia

Bronkopneumonia

Penyakit
3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

Health
Ruam Popok

Ruam Popok

Penyakit
8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

Health
Gagal Ginjal Akut

Gagal Ginjal Akut

Penyakit
Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Health
Orthorexia

Orthorexia

Penyakit
4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

Health
IUGR

IUGR

Penyakit
Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Health
Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Health
Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

Health
Penis Lecet

Penis Lecet

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.