Kompas.com - 13/01/2022, 06:01 WIB
Salah satu olahraga yang baik untuk ibu hamil muda adalah kegel atau latihan dasar panggul. SHUTTERSTOCK/DRAGON IMAGESSalah satu olahraga yang baik untuk ibu hamil muda adalah kegel atau latihan dasar panggul.

KOMPAS.com - Aktif bergerak dan rutin olahraga sepanjang kehamilan ternyata memiliki sederet manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan janin di dalam kandungan.

Untuk itu, setiap ibu hamil dengan kondisi tubuh prima disarankan untuk rutin olahraga ketika mengandung buah hatinya.

Bagi Anda yang masih bingung memilih jenis olahraga yang boleh dan tidak boleh dilakukan ibu hamil sampai rambu-rambu amannya, simak penjelasan berikut.

Baca juga: 7 Makanan yang Baik dan Sehat untuk Ibu Hamil

Olahraga yang boleh dilakukan ibu hamil

Ketika sudah diberikan lampu hijau boleh berolahraga dari dokter yang menangani, ibu hamil dapat mempertimbangkan beberapa opsi olahraga yang aman.

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyarankan, ibu hamil sehat perlu olahraga sekitar 30 menit sehari, setidaknya lima kali seminggu untuk menjaga kebugaran tubuhnya.

Melansir What to Expect, jenis olahraga yang boleh dilakukan ibu hamil yakni olah fisik yang bisa melatih jantung dan pembuluh darah, dapat melancarkan peredaran darah, melatih otot, dan ketahanan, dan minim risiko cedera. Berikut beberapa di antaranya:

  • Renang

Jenis olahraga ini cocok untuk ibu hamil, karena ketika di dalam air tubuh ibu hamil jadi lebih ringan ketimbang saat di darat.

Tak hanya menjaga kebugaran, berenang di kolam renang juga bisa membantu meredakan mual, pegal linu terutama di area panggul, dan mengurangi bengkak di kaki.

Perlu diingat, ibu hamil perlu berhati-hati berjalan di seputar kolam renang yang jalannya cenderung licin. Selain itu, hindari meluncur dan meloncat ke kolam, serta jangan menyelam di dasar kolam.

  • Jalan kaki

Jenis olahraga ini paling praktis dan fleksibel untuk ibu hamil di setiap trimester kehamilan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penebalan Dinding Rahim

Penebalan Dinding Rahim

Penyakit
6 Penyebab Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Minuman Pelega Sakit Tenggorokan dan Jaga Daya Tahan Tubuh

5 Minuman Pelega Sakit Tenggorokan dan Jaga Daya Tahan Tubuh

Health
Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Health
Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Penyakit
Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Health
Limfangitis

Limfangitis

Penyakit
Terlihat Sama, Ini Beda Depresi dan PTSD

Terlihat Sama, Ini Beda Depresi dan PTSD

Health
Penyakit Jantung Rematik

Penyakit Jantung Rematik

Penyakit
3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

Health
Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Health
6 Gejala Asam Urat di Lutut

6 Gejala Asam Urat di Lutut

Health
Karsinoma Sel Skuamosa

Karsinoma Sel Skuamosa

Penyakit
10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

Health
Rahim Turun

Rahim Turun

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.