Kompas.com - 31/01/2022, 10:00 WIB

KOMPAS.com - Endometriosis adalah kondisi non-kanker kronis di mana jaringan yang melapisi rahim atau ndometrium tumbuh di luar rahim.

Endometriosis bisa memicu nyeri di daera panggul dan menyebar hingga saluran tuba, ovarium, dan jaringan yang melapisi area panggul.

Jika tidak segera diatasi, endometriosis bisa menyebabkan infertilitas dan meningkatkat risiko kanker ovarium.

Belum ada obat yang dinilai efektif untuk mengatasi penyakit ini. Pengobatan hanya dilakukan untuk mengelola gejala seperti manajemen nyeri dan perubahan gaya hidup.

Baca juga: Teh Hijau, Herbal Terbaik untuk Memperlambat Penuaan

Makanan yang harus dihindari

Gaya hidup berpengaruh besar terhadap perkembanganendometriosis dan meningkatkan risiko kita untuk mengalaminya.

Agar gejala endometriosis tidak semakin parah, kita bisa menerapkan pola makan sehat dan menghindari beberapa jenis makanan tertentu.

Berikut jenis makanan yang harus dihindari penderita endometriosis:

1. Makanan tinggi lemak

Penelitian telah menemukan bahwa wanit ayang sering mengonsumsi makanan berlemak berisiko tinggi mengalami endometriosis.

Lemak trans banyak ditemukan pada makanan yang digoreng, diproses, dan cepat saji. Karena itu, sebisa mungkin kita menghindari jenis makanan tersebut.

2. Makanan olahan

Banyak makanan kemasan mengandung bahan pemicu inflamasi seperti tambahan gula, lemak jenuh dan lemak trans.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.