Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kenali Apa Itu ISPA, Penyebab, dan Tanda-tanda

Kompas.com - Diperbarui 15/08/2023, 11:18 WIB
Shintaloka Pradita Sicca

Penulis

Sumber Healthline,

KOMPAS.com - Mengetahui apa itu ISPA atau infeksi saluran pernapasan akut, penyebab, dan tanda-tandanya penting untuk mengenali masalah kesehatan ini. 

Untuk diketahui, ISPA adalah masalah kesehatan yang termasuk dalam 10 penyakit teratas pada bayi dan anak kecil di negara berkembang, termasuk Indonesia.

Dikutip dari Kementerian Kesehatan RI, ISPA bisa disebabkan oleh 300 jenis bakteri dan virus.

Bakteri agen penyebab infeksi saluran pernapasan akut meliputi streptokokus, stafilokokus, pneumokokus, Haemophilus influenzae, Bordetella, dan Corynebacterium, myxovirus, adenovirus, coronavirus, Picornavirus, Myxoplasma, Herpesvirus dan lain-lain.

Kenali lebih jauh masalah kesehatan yang rentan menyerang di wilayah dengan tingkat polusi udara tinggi ini. 

Baca juga: Selain ISPA, Kualitas Udara Buruk Bisa Jadi Penyebab Serangan Jantung

Apa itu infeksi saluran pernapasan akut?

Dilansir dari Healthline, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) adalah infeksi pada saluran pernapasan yang dapat mengganggu fungsi normal organ vital ini.

ISPA bisa memengaruhi sistem pernapasan bagian atas (dimulai dari sinus dan berakhir di pita suara) atau sistem pernapasan bagian bawah (dimulai dari pita suara dan berakhir di paru-paru).

ISPA sangat berbahaya baik bagi anak-anak, orang lanjut usia, dan orang dengan gangguan sistem kekebalan tubuh.

Baca juga: Ribuan Kurir Antre Sepanjang 2 Kilometer untuk Retur Paket di Ulujami

Apa saja penyebab infeksi saluran pernapasan akut?

Terdapat beberapa faktor penyebab ISPA, di antaranya:

  • Faringitis akut

Faringitis paling sering disebabkan oleh infeksi virus, seperti influenza atau mononukleosis.

Lebih jarang, faringitis disebabkan oleh infeksi bakteri. Sementara, infeksi bakteri yang paling umum terjadi pada tenggorokan yang disebabkan oleh streptokokus grup A.

Baca juga: Kisah Cucu, Istri yang Tertinggal Mobil di "Rest Area" Batang Saat Mudik Lebaran

Penyebab langka faringitis bakteri meliputi gonore, klamdia, dan corynebacterium.

  • Infeksi telinga akut

Infeksi telinga disebabkan oleh virus atau bakteri, terutama bakteri Streptococcus pneumoniae atau Haemophilus influenzae.

Mereka sering menyumbat tabung eustachius, yang menyebabkan cairan menumpuk di telinga tengah.

Tabung eustachius adalah tabung kecil yang melintang dari masing-masing telinga langsung ke bagian belakang tenggorokan.

Baca juga: Infeksi Saluran Pernapasan

  • Flu biasa

Banyak jenis virus yang dapat menyebabkan flu biasa, tetapi yang paling umum adalah rhinovirus.

Virus flu memasuki tubuh Anda melalui mulut, mata, atau hidung. Virus dapat menyebar melalui droplet di udara ketika seseorang yang sakit batuk, bersin, atau berbicara.

Penyebab infeksi saluran pernapasan bawah, meliputi:

Baca juga: 9 Buah yang Bantu Redakan Asam Urat secara Alami

  • Bronkitis

Infeksi virus dan bakteri, faktor lingkungan seperti polusi udara, dan kondisi paru-paru lainnya dapat menjadi penyebab ISPA jenis ini.

Namun, 85-95 persen kasus bronkitis disebabkan oleh infeksi virus. Virusnya dapat sama dengan yang menyebabkan pilek atau flu biasa.

Bronkitis juga bisa disebabkan oleh infeksi bakteri, seperti Mycoplasma pneumoniae, Chlamydua pneumoniae, dan Bordetella pertussis.

Baca juga: 10 Makanan yang Perlu Dihindari Penderita Gangguan Pernapasan

  • Pneumonia

Pneumonia terjadi ketika kuman masuk ke paru-paru dan menyebabkan infeksi.

Penyebab ISPA jenis ini yang paling umum antara lain:

    • Bakteri: Mycoplasma pneumoniae, Haemophilus influenzae, dan Legionella pneumophila
    • Virus: influenza (flu), respiratory syncytial virus (RSV), rhinoviruses, human parainfluenza virus, human metapneumovirus, measles, chickenpox, adenovirus, coronavirus, dan SARS-CoV-2.
    • Jamur: Pneumocystis jirovecii, spesies Cryptococcus, dan spesies Histoplasmosis.
  • Bronkiolitis

Ada berbagai penyebab bronkiolitis, di antaranya adalah:

    • Bronkiolitis virus: Respiratory syncytial virus (RSV), Adenovirus, dan virus influenza.
    • Bronkiolitis obliterans: kondisi langka yang terkadang terjadi tanpa alasan yang diketahui. Beberapa penyebab telah diidentifikasi dan meliputi komplikasi paru-paru atau transplantasi sel induk, paparan asap rokok elektrik, dan asap bahan kimia (amonia, pemutih, dan klorin).

Baca juga: Tak Hanya Polusi Udara, Ini 4 Hal yang Bisa Menyebabkan ISPA

Apa saja tanda-tanda infeksi saluran pernapasan akut?

Tanda-tanda infeksi saluran pernapasan akut atas dan bawah berbeda. Namun, beberapa gejala umumnya termasuk:

  • Pilek
  • Sakit tenggorokan
  • Penyumbatan di sinus atau paru-paru
  • Kelelahan
  • Batuk
  • Pegal-pegal

Setelah menyimak apa itu ISPA, penyebab, dan tanda-tandanya di atas, ada baiknya Anda mewaspadai masalah kesehatan ini.

Segera berkonsultasi ke dokter jika Anda mengalami gejala ISPA, terlebih jika disertai demam lebih dari 39 Celcius dan menggigil, sesak napas, pusing parah, atau penurunan kesadaran.

Baca juga: Standar Indeks Kualitas Udara yang Buruk sampai Baik untuk Kesehatan 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
 
Pilihan Untukmu
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Food

9 Buah yang Bantu Redakan Asam Urat secara Alami

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Nunggu Beduk Magrib Lebih Berwarna, DANA Hadirkan NGABUBURICH dengan Hadiah hingga Rp 850 Juta

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Food

9 Buah Pelancar BAB yang Bantu Bersihkan Usus Kotor

api-1 . NEXT-READ-V2
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Rama Sahetapy dan Merdianti Octavia Hadir ke Rumah Duka Ray Sahetapy

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Travel

40 Balasan Ucapan Selamat Idul Fitri Biar Tak Hanya Jawab “Sama-sama”

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

50 Ucapan Selamat Idul Fitri 2025 "Taqaballahu Minna Wa Minkum" dan Balasannya

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Brandzview

Agar Khusyuk Ibadah dan Anti-Boros, Siapkan Jadwal Imsakiyah dan Bijak Rencanakan Keuangan

api-1 .
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

Jurnalis Juwita Diduga Dibunuh Kekasihnya, Oknum TNI AL, Jelang Pernikahan

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

Hasil Sidang Isbat: Idul Fitri 2025 Jatuh pada Senin 31 Maret

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Ray Sahetapy Sempat Berwasiat Ingin Dimakamkan di Kampung Halamannya

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Hype

Shalat Ied Bareng Ivan Gunawan, Ruben Onsu: Semoga Saya Istiqomah

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Global

Beli Perhiasan Emas 15 Kg Tunai, Wanita Ini Tuai Kritik di Medsos

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

Prov

Insien Penumpang Merokok di Kabin Pesawat, Garuda Indonesia Tindak Tegas

api-1 . POPULAR-INDEX
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.

News

Ribuan Kurir Antre Sepanjang 2 Kilometer untuk Retur Paket di Ulujami

api-1 . POPULAR-INDEX

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Respons Palestina Kecam Rencana Israel Bangun Koridor Baru di Jalur Gaza
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau