Hal ini dapat membuat Anda sulit tidur. Ada juga hubungan antara obesitas dan penyakit ginjal kronis dengan sleep apnea.
Sleep apnea lebih sering terjadi pada penderita penyakit ginjal kronis dibandingkan dengan orang lain.
Baca juga: 11 Tanda-tanda Awal Penyakit Ginjal yang Harus Diwaspadai
Salah satu fungsi ginjal adalah menghilangkan limbah dan cairan ekstra dari tubuh Anda, membantu membuat sel darah merah, membantu menjaga tulang tetap kuat dan bekerja untuk menjaga jumlah mineral yang tepat dalam darah Anda.
Kulit kering dan gatal bisa menjadi tanda gangguan metabolisme mineral dan tulang yang sering menyertai penyakit ginjal stadium lanjut.
Penyakit ginjal stadium lanjut terjadi ketika ginjal tidak lagi mampu menjaga keseimbangan mineral dan nutrisi dalam darah Anda.
Jika Anda merasa ingin buang air kecil lebih sering, terutama pada malam hari, ini bisa menjadi tanda-tanda penyakit ginjal.
Jika filter ginjal rusak, hal ini dapat menyebabkan peningkatan keinginan untuk kencing.
Terkadang, hal ini juga bisa menjadi tanda infeksi saluran kemih atau pembesaran prostat pada pria.
Baca juga: 8 Buah Pilihan untuk Penderita Penyakit Ginjal Buka Puasa
Ginjal yang sehat biasanya menjaga sel-sel darah dalam tubuh ketika menyaring limbah dari darah untuk menghasilkan urine.
Namun ketika filter ginjal rusak, sel-sel darah ini dapat mulai "bocor" ke dalam urine.
Selain menandakan penyakit ginjal, darah dalam urine bisa menjadi indikator tumor, batu ginjal, atau infeksi.
Gelembung berlebihan dalam urine, apalagi jika Anda harus mengguyurnya beberapa kali untuk hilang, menjadi tanda adanya penyakit ginjal.
Karena itu menunjukkan adanya protein dalam urine Anda.
Busa ini mungkin terlihat seperti busa yang Anda lihat saat mengaduk telur. Sebab, protein yang umum ditemukan dalam urine (albumin) sama dengan yang terdapat dalam telur.
Baca juga: 12 Makanan Buka Puasa untuk Penderita Penyakit Ginjal
Protein dalam urine merupakan tanda awal bahwa filter ginjal telah rusak, sehingga memungkinkan protein bocor ke dalam urine.