Kompas.com - 18/09/2021, 19:00 WIB
Meriang menjadi salah satu efek samping yang dirasakan sejumlah orang setelah disuntik vaksin Covid-19. SHUTTERSTOCK/FIZKESMeriang menjadi salah satu efek samping yang dirasakan sejumlah orang setelah disuntik vaksin Covid-19.

KOMPAS.com - Panas dingin adalah kondisi ketika seseorang demam disertai dengan rasa kedinginan atau menggigil.

Menggigil merupakan cara tubuh meningkatkan suhu intinya.

Saat menggigil, otot-otot akan rileks dan berkontraksi. Gerakan tanpa sadar ini yang menghangatkan tubuh.

Menggigil dan demam sering terjadi bersamaan. Meski begitu, tidak semua orang yang demam akan kedinginan, pun seseorang bisa kedinginan tanpa demam. 

Baca juga: Penyebab Badan Tiba-tiba Menggigil Kedinginan

Penyebab

Saat menggigil, otot-otot berkontraksi dan rileks secara berurutan, semua gerakan kecil itu dapat menciptakan panas yang menyebabkan panas dingin.

Peningkatan suhu tubuh dapat membantu melawan infeksi. Itu karena, umumnya, infeksi tidak tahan di suhu panas lebih dari 37 derajat celcius.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bagian otak yang mengatur suhu tubuh disebut hipotalamus. Ketika tubuh mengalami infeksi, hipotalamus merespons dengan membuat suhu lebih tinggi.

Kondisi kesehatan lain dapat membuat panas dingin, antara lain:

  • Virus, termasuk yang menyebabkan flu
  • Infeksi bakteri seperti listeria, pneumonia, dan infeksi saluran kemih (ISK).
  • Kanker, seperti leukemia
  • Obat-obatan tertentu (penyalahgunaan zat)
  • Mabuk
  • Gula darah rendah (hipoglikemia) pada penderita diabetes.
  • Keringat malam menopause atau hot flashes
  • Serangan panik
  • Infeksi parasit seperti giardiasis
  • Sepsis

Gejala

Panas dingin adalah tanda bahwa tubuh mencoba mengatur suhu intinya.

Baca juga: Mengapa Tubuh Menggigil Ketika Kedinginan?

Saat berada pada kondisi tersebut, gejala yang umum terjadi adalah:

  • Menggigil atau gemetar
  • Memiliki gigi bergemeletuk (rahang terasa seperti berderak, terkadang dengan gigi yang saling bertabrakan).
  • Muncul benjolan kecil seperti ruam pada kulit.

Perawatan

Jika mengalami panas dingin, seseorang dapat mencoba cara berikut untuk mengatasinya:

  • Beristirahat dengan seprai tipis, bukan selimut tebal, yang dapat terus meningkatkan suhu tubuh
  • Mengenakan lapisan pakaian ekstra, seperti kaus, yang bisa dilepas jika mulai kepanasan
  • Menaikkan suhu di rumah
  • Minum banyak air putih

Adapun obat-obatan yang dapat digunakan untuk menghilangkan panas dingin antara lain:

  • Obat antivirus untuk infeksi virus
  • Obat acetaminophen atau ibuprofen untuk kondisi seperti flu.

Diagnosis

Ketika tanda-tanda serius lainnya menyertai panas dingin, segera temui dokter. Tanda atau gejala tersebut yakni:

Baca juga: 7 Cara Mengatasi Badan Menggigil Kedinginan

  • Leher kaku
  • Linglung atau kebingungan
  • Sifat lekas marah
  • Kelesuan
  • Batuk yang buruk
  • Sesak napas
  • Sakit perut parah

Faktor lain yang memerlukan bantuan medis adalah:

  • Pasien sudah dewasa dan suhu tetap di atas 39,4 derajat celcius selama lebih dari satu jam setelah perawatan di rumah
  • Pasien sudah dewasa, dan mengalami demam yang berlangsung lebih dari 3 hari
  • Bayi di bawah 3 bulan memiliki suhu 38 derajat celcius atau lebih tinggi
  • Seorang anak antara usia 3 bulan dan 1 tahun mengalami demam di atas 38,9 derajat celcius yang berlangsung selama lebih dari 24 jam.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini tidak diperuntukkan untuk melakukan self diagnosis. Harap selalu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Indeks Penyakit


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Rabun Senja
Rabun Senja
PENYAKIT
Diseksi Aorta
Diseksi Aorta
PENYAKIT
Biduran
Biduran
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Henti Jantung Mendadak

Henti Jantung Mendadak

Penyakit
Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Health
Amaurosis Fugax

Amaurosis Fugax

Health
4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

Health
Alzheimer

Alzheimer

Penyakit
7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

Health
Paraplegia

Paraplegia

Penyakit
9 Makanan yang Baik Dikonsumsi Penderita Hepatitis

9 Makanan yang Baik Dikonsumsi Penderita Hepatitis

Health
Clubfoot

Clubfoot

Penyakit
9 Penyebab Darah Rendah yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Darah Rendah yang Perlu Diwaspadai

Health
Alergi Telur

Alergi Telur

Penyakit
9 Gejala Darah Rendah pada Ibu Hamil yang Perlu Dikenali

9 Gejala Darah Rendah pada Ibu Hamil yang Perlu Dikenali

Health
Glaukoma

Glaukoma

Penyakit
Apakah Minum Kopi Bisa Memengaruhi Kesuburan?

Apakah Minum Kopi Bisa Memengaruhi Kesuburan?

Health
Kurap

Kurap

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.